Perampok Beraksi di SPBU Ibrahim Adjie, Ini Kata Kasat Reskrim

Selasa, 08 September 2020 - 13:54 WIB
"Kami berharap korban segera melapor setelah kejadian. Jangan menunda. Sehingga kami bisa melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para tersangka. Sebab, apabila ditunda, kami akan kesulitan untuk mengungkap kasus," ujar AKBP Galih.

Disinggung tentang aksi kejahatan jalanan atau street crime yang marak terjadi dalam satu bulan terakhir, Kasat Reskrim menuturkan, seluruh personel Satreskrim Polrestabes Bandung dan unit reskrim polsek jajaran dikerahkan untuk melakukan upaya preventif dan preemtif.

"Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pastinya kami telah melakukan upaya preventif atau preentif. Kami =lakukan patroli skala besar dan kemudian kita melakukan kegiatan-kegiatan rutin yang ditingkatkan sesuai perintah dari Kapolrestabes (Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya)," tutur Kasat Reskrim.

Selain personel reskrim, tutur Kasat Reskrim, patroli juga melibatkan fungsi Binmas, Sabhara, dan Tim Prabu. "Mereka setiap hari melakukan patroli yang ditingkatkan di seluruh wilayah Kota Bandung. Patroli dilakukan terutama di jam-jam rawan kejahatan," tutur Kasat Reskrim.

Seperti diberitakan sebelumnya, para pelaku kejahatan jalanan di Kota Bandung semakin berani. Sejumlah kasus yang tak juga berhasil diungkap oleh kepolisian, membuat para pelaku semakin merajalela membikin warga Bandung resah dan ketakutan.

Perampokan terbaru terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Ibrahim Adjie depan Taman Kiaraarthapark, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung pada Sabtu (5/9/2020) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Aksi seorang pelaku bersenjata tajam jenis belati itu terekam kamera pengintai atau CCTV yang terpasang di area SPBU tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!