Meriam Kematian Tanda Arogansi Penguasa Mataram ketika Bertahta

Jum'at, 09 Mei 2025 - 07:36 WIB
Meriam besar Sapujagat jadi saksi kesewenang-wenangan Sultan Amangkurat I penguasa Mataram. Foto/Ist
Meriam besar Sapujagat jadi saksi kesewenang-wenangan Sultan Amangkurat I penguasa Mataram . Meriam itu menjadi penanda 'eksekusi' oleh Sultan Amangkurat I ke orang-orang yang dinilainya bersalah, padahal tak ada kesalahan apa pun di orang itu.

Memang saat berkuasa, Sultan Amangkurat I konon memerintahkan dengan sewenang-wenang. Sang raja kerap kali konon menghukum mati orang-orang yang tak bersalah. Konon ada suatu tanda ketika sang raja mengeksekusi para warga tak bersalah itu.



Sultan memerintah agar anak buahnya bersama empat orang kepercayaan yakni Raden Mas, Tumenggung Nataairnawa, Tumenggung Suranata, dan Kiai Ngabei Wirapatra, menyelidiki nama, keluarga, dan alamat para pemuka agama itu. Hal ini dianggap agar mereka semua dapat dibunuh dengan sekali pukul.

Baca juga: Pergolakan Raja Mataram dan Perang Saudara yang Berujung Pembunuhan Massal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!