Kisah Raja Mataram Mimpi Buruk Bisul Bernanah hingga Hentikan Permusuhan dengan Ulama

Jum'at, 02 Mei 2025 - 05:36 WIB
Mimpinya inilah yang mematahkan kemauan dan sikap keras kepalanya. Ia menjadi religius, dimintanya para pemuka agama untuk berdoa baginya.

Bahkan bersumpah akan melancarkan perang ke timur yaitu Blambangan (Banyuwangi). Selain itu Sultan berjanji akan membina hubungan yang menyenangkan bagi orang-orang Banten, demi memelihara nama baiknya.

Baca juga: Kisah Raja Mataram Sultan Amangkurat I Berseteru dengan Kerajaan Banten

Para pemuka agama dan kerabat, termasuk Pangeran Purbaya menyatakan kesediaan berdoa bagi Raja dan menyembuhkannya dari penyakitnya dalam waktu sepuluh hari.

Sejak itu Pangeran Purbaya amat dihormati oleh Sultan Amangkurat I, dipandang sebagai orang keramat oleh Raja. Dari sana pulalah segera akan dimulai perang terhadap timur.

Anehnya, kisah yang diberitakan Van Goens ini sebagian dibenarkan oleh Babad Sangkala. Pada tahun 1574 konon sebuah meriam meledak di paseban, tidak lama sesudah itu pintu gerbang dipindahkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!