Halalbihalal Pesantren Salafiyah Kaffah se-Jateng dan DIY, Ethos Salurkan Ekor 5 Sapi
Senin, 28 April 2025 - 06:52 WIB
PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) bersama Yayasan Amal Bunda menyalurkan lima ekor sapi dalam rangka mendukung acara halalbihalal Persatuan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiah Kaffah se-Jateng dan DIY. Foto/istimewa
JATENG - Sebanyak 15.000 perwakilan pondok pesantren Salafiyah dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadiri Halalbihalal Akbar Persatuan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Kaffah (P4SK). Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pondok Pesantren Al Anwar, Sumpiuh, Banyumas pada Sabtu, 26 April 2025.
PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) bersama Yayasan Amal Bunda mendukung penuh acara ini sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian pendidikan Islam klasik. Diselenggarakan di pesantren bersejarah yang berdiri sejak 1815 dan diasuh KH. Muchlasin (Mbah KH. Lasin), ajang tahunan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguat tradisi, semangat keilmuan, dan solidaritas antar pesantren Salafiyah.
Komisaris Utama PT Etos Kreatif Indonesia Mukit Hendrayatno, menyatakan, keinginannya untuk berkontribusi dalam kegiatan ini. Bagi Ethos, kata dia, kegiatan ini bukan hanya soal dukungan acara, tapi penghormatan atas kesinambungan warisan keilmuan Islam yang luhur dan berakar kuat di pesantren-pesantren Salafiyah.
Baca juga: Kemenag: Santri Lulusan Pendidikan Salafiyah Bisa Melanjutkan ke Sekolah Negeri
PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) bersama Yayasan Amal Bunda mendukung penuh acara ini sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian pendidikan Islam klasik. Diselenggarakan di pesantren bersejarah yang berdiri sejak 1815 dan diasuh KH. Muchlasin (Mbah KH. Lasin), ajang tahunan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguat tradisi, semangat keilmuan, dan solidaritas antar pesantren Salafiyah.
Komisaris Utama PT Etos Kreatif Indonesia Mukit Hendrayatno, menyatakan, keinginannya untuk berkontribusi dalam kegiatan ini. Bagi Ethos, kata dia, kegiatan ini bukan hanya soal dukungan acara, tapi penghormatan atas kesinambungan warisan keilmuan Islam yang luhur dan berakar kuat di pesantren-pesantren Salafiyah.
Baca juga: Kemenag: Santri Lulusan Pendidikan Salafiyah Bisa Melanjutkan ke Sekolah Negeri
Lihat Juga :