Kisah Pertempuran Raja Mataram dengan Adiknya Sendiri
Sabtu, 26 April 2025 - 06:58 WIB
Ia bertekad bulat mengakhiri nyawa sang Raja Mataram itu dalam "pertarungan berdarah penghabisan". Konon pertarungan ini ditentukan di dua hari tepat yakni Senin atau Kamis. Tatkala raja berkenan memberi audiensi dan banyak rakyat turut hadir. Pangeran Alit pun berkuda pergi ke alun-alun.
Namun atas perintah Raja, para pengawal Mataram dengan cepat dapat membunuh para pengiring Pangeran Alit. Pangeran itu sendiri tidak diapa-apakan bahkan kudanya pun tidak terluka. Namun, 20 pengawal raja itu membiarkan diri mereka jadi korban keris panjang Pangeran Alit.
Dengan janji akan diberi pengampunan serta kesetiaan, pemuda nekat itu tidak dapat dibujuk agar menghentikan serangannya. Oleh karena itu, Sultan Amangkurat I memerintahkan agar membunuh kuda Pangeran Alit terlebih dahulu. Hal yang akhirnya segera dilaksanakan para pengawal raja itu.
Pangeran Alit dengan berjalan kaki tetap berusaha mendekati saudaranya. Tetapi karena dijaga pengawal banyak sekali, maka niatnya tidak sampai terwujud. Ia hanya berhasil membunuh seorang raden tua, orang yang amat dicintai oleh setiap orang dan bahkan juga oleh Raja Mataram sendiri.
Baca juga: Ulah Ken Arok Muda Ganggu Keamanan Wilayah Sebelum Jadi Raja Singasari
Namun atas perintah Raja, para pengawal Mataram dengan cepat dapat membunuh para pengiring Pangeran Alit. Pangeran itu sendiri tidak diapa-apakan bahkan kudanya pun tidak terluka. Namun, 20 pengawal raja itu membiarkan diri mereka jadi korban keris panjang Pangeran Alit.
Dengan janji akan diberi pengampunan serta kesetiaan, pemuda nekat itu tidak dapat dibujuk agar menghentikan serangannya. Oleh karena itu, Sultan Amangkurat I memerintahkan agar membunuh kuda Pangeran Alit terlebih dahulu. Hal yang akhirnya segera dilaksanakan para pengawal raja itu.
Pangeran Alit dengan berjalan kaki tetap berusaha mendekati saudaranya. Tetapi karena dijaga pengawal banyak sekali, maka niatnya tidak sampai terwujud. Ia hanya berhasil membunuh seorang raden tua, orang yang amat dicintai oleh setiap orang dan bahkan juga oleh Raja Mataram sendiri.
Baca juga: Ulah Ken Arok Muda Ganggu Keamanan Wilayah Sebelum Jadi Raja Singasari
Lihat Juga :