Kisah Kerajaan Mataram Bangun Istana Megah yang di Dalamnya Terdapat Masjid

Rabu, 16 April 2025 - 07:44 WIB
Dikutip dari buku "Disintegrasi Mataram : Dibawah Mangkurat I", dari HJ De Graaf, di dekat pintu gerbang selatan mengalir Kali Opak. Kemudian, tampak pada peta kecil bahwa bentuk dalem bukanlah benar-benar persegi, tetapi seperti belah ketupat.

Sedangkan, kedua lapangan dalam yaitu Kemandungan dan Srimenganti yang harus dilalui sebelum tiba di Prabayeksa atau istana raja itu berada di dalam tembok keliling.

Karena utusan Belanda Jan Vos ketika berkunjung ke Kerta hanya dapat melihat Srimenganti, maka antara lapangan dalam ini dan alun-alun masih disisipkan lagi Kemandungan.

Sementara, GP Rouffaer, peneliti asal Belanda membuat sebuah peta sketsa keraton tersebut berdasarkan sisa-sisa reruntuhan yang masih dapat terlihat pada tahun 1889.

Dia menggambarkan di sebelah Srimenganti sebuah bangunan yang dikelilingi tembok yaitu Suranatan. Sedangkan di sebelah barat alun-alun digambarkannya sebuah masjid.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!