Kisah Kerajaan Mataram Bangun Istana Megah yang di Dalamnya Terdapat Masjid
Rabu, 16 April 2025 - 07:44 WIB
Rouffaer memberikan keterangan pada peta ini sebagai tembok keraton yang sebelum tahun 1889 diratakan dengan tanah. Tembok ini dahulu setinggi 5-6 meter dan tebalnya 1,5 meter dibangun seluruhnya dari batu bata dan disisipi di sana-sini dengan bata alam.
Permukaan tembok di atas diberi penutup bersegi tiga. Seluruhnya terbuat dari batu alam putih yang diberi bentuk seperti batu bata yang lebar. Rupanya, tembok-tembok masjid juga terbuat dari bahan yang sama dan Rouffaer masih dapat mengikuti bekas tempat berdirinya tembok itu di sisi utara dan barat.
Konon, masih ada tiga deretan ompak yaitu kaki untuk tiang kayu, tetapi sebenarnya dari catatan peneliti Belanda harusnya ada 6 buah. Selain masjid, peneliti Belanda juga menemukan sebuah serambi.
Bangunan istana ini tidaklah dibangun sekaligus dan dalam waktu cepat. Banyak informasi yang menyebutkan pembangunan Istana Plered ini memakan waktu cukup lama dimulai dari pembangunan masjid hingga seluruh bagian istana.
Permukaan tembok di atas diberi penutup bersegi tiga. Seluruhnya terbuat dari batu alam putih yang diberi bentuk seperti batu bata yang lebar. Rupanya, tembok-tembok masjid juga terbuat dari bahan yang sama dan Rouffaer masih dapat mengikuti bekas tempat berdirinya tembok itu di sisi utara dan barat.
Konon, masih ada tiga deretan ompak yaitu kaki untuk tiang kayu, tetapi sebenarnya dari catatan peneliti Belanda harusnya ada 6 buah. Selain masjid, peneliti Belanda juga menemukan sebuah serambi.
Bangunan istana ini tidaklah dibangun sekaligus dan dalam waktu cepat. Banyak informasi yang menyebutkan pembangunan Istana Plered ini memakan waktu cukup lama dimulai dari pembangunan masjid hingga seluruh bagian istana.
(jon)
Lihat Juga :