Perlu Solusi Jangka Panjang dan Kesadaran Masyarakat Atasi Banjir di Bekasi
Senin, 10 Maret 2025 - 14:08 WIB
Baca Juga: Jalan Perjuangan Babelan Bekasi Banjir Sepinggang Orang Dewasa, Sejumlah Pemotor Putar Balik
Dengan adanya peta ini, dia berhara masyarakat dapat lebih memahami daerah rawan banjir, mempersiapkan diri, serta mengambil langkah mitigasi yang lebih baik. Upaya ini harus didukung oleh kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat agar solusi yang diterapkan benar-benar efektif dalam mengurangi risiko banjir di masa depan.
"Semoga langkah-langkah penanganan darurat yang saat ini dilakukan di Kabupaten Bekasi dapat meringankan beban warga. Namun, lebih dari itu, solusi permanen perlu segera diterapkan agar kejadian serupa dapat dicegah dan tidak terus berulang di masa mendatang."
Diketahui, banjir di Kabupaten Bekasi bahkan mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Prabowo menelepon langsung para pejabat terkait untuk segera melakukan perbaikan berbagai fasilitas hingga sekolah yang terdampak banjir di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Momen itu terjadi ketika Prabowo mengunjungi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kampung Tambun Inpres, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (8/3/2025) sore.
Dalam kunjungannya itu, Prabowo mendapat laporan terkait adanya sejumlah fasilitas yang belum bisa dioperasionalkan. Tak hanya itu, Sekolah Dasar (SD) Negeri 04 Babelan juga ikut terdampak banjir.
Prabowo tiba di lokasi pukul 17.57 menjelang jam buka puasa. Di lokasi, Prabowo juga sempat berbuka puasa di rumah salah satu warga dengan meminum air putih sembari berbincang dengan para warga. Prabowo datang mengenakan baju safari cokelat dengan celana biru dongker.
Banjir di lokasi tersebut terlihat masih menggenang hingga di atas mata kaki. Prabowo meninggalkan lokasi pukul 18.28. Pada kesempatan itu, Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Dengan adanya peta ini, dia berhara masyarakat dapat lebih memahami daerah rawan banjir, mempersiapkan diri, serta mengambil langkah mitigasi yang lebih baik. Upaya ini harus didukung oleh kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat agar solusi yang diterapkan benar-benar efektif dalam mengurangi risiko banjir di masa depan.
"Semoga langkah-langkah penanganan darurat yang saat ini dilakukan di Kabupaten Bekasi dapat meringankan beban warga. Namun, lebih dari itu, solusi permanen perlu segera diterapkan agar kejadian serupa dapat dicegah dan tidak terus berulang di masa mendatang."
Diketahui, banjir di Kabupaten Bekasi bahkan mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Prabowo menelepon langsung para pejabat terkait untuk segera melakukan perbaikan berbagai fasilitas hingga sekolah yang terdampak banjir di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Momen itu terjadi ketika Prabowo mengunjungi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kampung Tambun Inpres, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (8/3/2025) sore.
Dalam kunjungannya itu, Prabowo mendapat laporan terkait adanya sejumlah fasilitas yang belum bisa dioperasionalkan. Tak hanya itu, Sekolah Dasar (SD) Negeri 04 Babelan juga ikut terdampak banjir.
Prabowo tiba di lokasi pukul 17.57 menjelang jam buka puasa. Di lokasi, Prabowo juga sempat berbuka puasa di rumah salah satu warga dengan meminum air putih sembari berbincang dengan para warga. Prabowo datang mengenakan baju safari cokelat dengan celana biru dongker.
Banjir di lokasi tersebut terlihat masih menggenang hingga di atas mata kaki. Prabowo meninggalkan lokasi pukul 18.28. Pada kesempatan itu, Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
(zik)
Lihat Juga :