Kisah Belanda Meminta Paksa Hak Sewa Tanah di Lereng Gunung Merapi ke Sri Sultan HB IV

Selasa, 11 Februari 2025 - 07:47 WIB
Belanda pernah meminta dengan paksa terkait hak sewa tanah lereng Gunung Merapi kepada Sri Sultan HB IV yang merupakan adik Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro. Foto/kratonjogja
PENJAJAH Belanda pernah meminta dengan paksa terkait hak sewa tanah kepada Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) IV yang merupakan adik Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro.

Saat itu sang Raja yang usianya sangat muda dipengaruhi oleh Residen Belanda di Yogyakarta Nahuys Van Burgst.



Baca juga: Kisah Pergolakan di Kraton Jogja usai Sri Sultan HB IV Wafat di Usia Muda

Nahuys yang juga merangkap residen di Surakarta ini meminta secara khusus hak sewa tanah di lereng Gunung Merapi.

Hal ini karena Belanda tahu tanah di lereng-lereng Gunung Merapi memiliki kesuburan yang luar biasa.

Pada Juli 1817, Residen Belanda Yogyakarta yang merangkap Surakarta itu mencoba mempengaruhi sultan muda, Sultan HB IV. Hak sewa tanah itu konon berada di daerah Bedoyo, kawasan terbuka di dataran tinggi lereng Gunung Merapi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!