Keji, Pemuda Ini Bunuh Pacar dengan Diikat dan Dilempar Hidup-Hidup ke Sungai
Rabu, 02 September 2020 - 19:29 WIB
Tersangka Chandra dan Wahid digelandang ke Mapolres Pesawaran karena membunuh korban DA, dengan diikat dan dilempar hidup-hidup ke Sungai Ledeng. Foto/iNews TV/Andres Afandi
PESAWARAN - Satreskrim Polres Pesawaran, Lampung mengungkap misteri tewasnya seorang gadis berinisial DA (16 ) yang jasadnya ditemukan mengambang dengan kondisi tangan terikat tali di Sungai Ledeng, Desa Rejo Agung, Kabupaten Pesawaran , Lampung, Jumat (21/8/2020) lalu. (Baca juga: ABG Korban Pembunuhan Ditemukan Ngambang di Sungai dengan Tangan Terikat)
Korban ternyata dibunuh oleh kekasihnya sendiri dengan cara yang sangat keji. Polisi menangkap dua orang pelaku pembunuhan sadis tersebut, yakni Wahid (18) pelaku utama yang merupakan pacar korban, dan Chandra (18) pelaku yang turut serta membantu dan merencanakan aksi pembunuhan terhadap korban, Rabu (2/9/2020). (Baca juga: Pistol Eks Kepala BPN Denpasar Lolos Masuk Kejati Bali Tanpa Pemeriksaan)
Kapolres Pesawaran, AKBP Vero Aria Radmantyo menjelaskan, kedua tersangka mengakui aksi pembunuhan terhadap korban DA telah direncanakan secara matang oleh kedua pelaku. Aksi pembunuhan sadis ini dilatar belakangi tersangka Wahid enggan bertanggung jawab atas kehamilan korban. Diketahui korban DA sedang hamil 6 bulan akibat hubungan gelap yang mereka lakukan sebelumnya. (Baca juga: UGM Ungkap 4 Mutasi Virus Corona D614G Ditemukan di DIY dan Jateng)
Korban ternyata dibunuh oleh kekasihnya sendiri dengan cara yang sangat keji. Polisi menangkap dua orang pelaku pembunuhan sadis tersebut, yakni Wahid (18) pelaku utama yang merupakan pacar korban, dan Chandra (18) pelaku yang turut serta membantu dan merencanakan aksi pembunuhan terhadap korban, Rabu (2/9/2020). (Baca juga: Pistol Eks Kepala BPN Denpasar Lolos Masuk Kejati Bali Tanpa Pemeriksaan)
Kapolres Pesawaran, AKBP Vero Aria Radmantyo menjelaskan, kedua tersangka mengakui aksi pembunuhan terhadap korban DA telah direncanakan secara matang oleh kedua pelaku. Aksi pembunuhan sadis ini dilatar belakangi tersangka Wahid enggan bertanggung jawab atas kehamilan korban. Diketahui korban DA sedang hamil 6 bulan akibat hubungan gelap yang mereka lakukan sebelumnya. (Baca juga: UGM Ungkap 4 Mutasi Virus Corona D614G Ditemukan di DIY dan Jateng)
Lihat Juga :