Momen HUT Ke-52 PDIP, Anggota DPR Ini Tunaikan Nazar Jalan Kaki 540 Km dari Jakarta Menuju Boyolali
Jum'at, 10 Januari 2025 - 08:41 WIB
''Ini merupakan janji pribadi saya kepada Allah SWT juga dalam rangka HUT ke-52 PDIP. Setiap orang harus memenuhi janji. Menjadi anggota DPR adalah jembatan emas untuk mengabdi selama 4 tahun ke depan untuk komitmen kepada konstituen Dapil Jateng V meski penuh pengorbanan,” ujar Didik saat beristirahat di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah tepatnya di persimpangan Kecamatan Losari, Brebes, Kamis (9/1/2025).
Didik Haryadi akrab disapa Didik Melon ini menuturkan sebagai manusia biasa yang lahir di tengah keluarga serba keterbatasan dirinya mengaku selalu bersyukur atas apa yang saat ini sudah didapatkan.
''Masa kerja DPR terbagi dalam lima kali masa sidang dan saya telah menjalankan reses di dapil selama 25 hari. Saya ingin menunaikan nazar sebelum reses berakhir,'' kata pria kelahiran 12 November 1976 ini.
“Rasa syukur, alhamdulillah, banyak cerita dan tantangan yang saya hadapi selama ini dimulai sebagai buruh di Batam hingga Cikarang sampai merintis usaha hingga sampai gulung tikar. Pengalaman tersebut menginspirasi saya untuk terus berusaha sampai akhirnya bisa memulai dengan membuat usaha teralis besi hingga meluas ke berbagai sektor seperti energi, infrastruktur, automotif, dan jasa,'' ungkapnya.
Didik menceritakan persiapan jalan kaki dimulai dari penguatan stamina juga kesehatan sampai penentuan rute dan pos tempat di mana dia akan beristirahat di setiap estafetnya.
Didik Haryadi akrab disapa Didik Melon ini menuturkan sebagai manusia biasa yang lahir di tengah keluarga serba keterbatasan dirinya mengaku selalu bersyukur atas apa yang saat ini sudah didapatkan.
''Masa kerja DPR terbagi dalam lima kali masa sidang dan saya telah menjalankan reses di dapil selama 25 hari. Saya ingin menunaikan nazar sebelum reses berakhir,'' kata pria kelahiran 12 November 1976 ini.
“Rasa syukur, alhamdulillah, banyak cerita dan tantangan yang saya hadapi selama ini dimulai sebagai buruh di Batam hingga Cikarang sampai merintis usaha hingga sampai gulung tikar. Pengalaman tersebut menginspirasi saya untuk terus berusaha sampai akhirnya bisa memulai dengan membuat usaha teralis besi hingga meluas ke berbagai sektor seperti energi, infrastruktur, automotif, dan jasa,'' ungkapnya.
Didik menceritakan persiapan jalan kaki dimulai dari penguatan stamina juga kesehatan sampai penentuan rute dan pos tempat di mana dia akan beristirahat di setiap estafetnya.
Lihat Juga :