Awas! Miliki Gas Mematikan, Kawah Sileri Gunung Dieng Erupsi Freatik
Selasa, 07 Januari 2025 - 08:34 WIB
Kemudian peningkatan kegempaan Kawah Sileri pada 13 Januari 2023, serta erupsi freatik di Kawah Siglagah pada 30 Juli 2021 yang menyemburkan lumpur dalam radius kurang dari 10 meter yang disertai dengan suara dentuman yang sesekali terdengar hingga jarak 100 meter. Terbaru pada 18 Desember 2024 yang lalu terjadi erupsi freatik di Kawah Sileri berupa semburan lumpur sejauh ±100 meter ke arah utara sampai timur, ±25 meter ke arah barat, dan ±10 meter ke arah selatan.
Wafid pun mengimbau kepada masyarakat sekitar Kawah Sileri agar tetap tenang, tidak perlu ada pengungsian, dan tidak terpancing isu yang tidak jelas sumber beritanya. Selain itu telah melakukan pemeriksaan atau pengukuran konsentrasi gas di sekitar Kawah Sileri.
“Hasil pengamatan dan pengukuran pasca erupsi, konsentrasi gas vulkanik di sekitar area Kawah Sileri terukur dalam ambang normal dan visual asap kawah teramati putih tipis dengan tinggi sekitar 20-40 meter dari permukaan air kawah. Kegempaan vulkanik tidak terekam pasca erupsi,” paparnya.
Wafid pun meminta masyarakat dan pengunjung ataupun wisatawan agar tidak memasuki wilayah radius 500 meter dari pusat Kawah Sileri dan tidak diperbolehkan bermalam di sekitar kawah.
“Masyarakat dan pengunjung, wisatawan agar tidak memasuki Kawah Timbang dan juga agar waspada saat melakukan penggalian tanah di sekitarnya karena berpotensi terancam gas CO2. Masyarakat dan pengunjung, wisatawan agar tidak memasuki kawah-kawah lainnya di kompleks Dieng yang berpotensi terjadi erupsi freatik dan/atau memiliki konsentrasi gas tinggi yang berbahaya bagi kehidupan,” imbaunya.
Wafid pun mengimbau kepada masyarakat sekitar Kawah Sileri agar tetap tenang, tidak perlu ada pengungsian, dan tidak terpancing isu yang tidak jelas sumber beritanya. Selain itu telah melakukan pemeriksaan atau pengukuran konsentrasi gas di sekitar Kawah Sileri.
“Hasil pengamatan dan pengukuran pasca erupsi, konsentrasi gas vulkanik di sekitar area Kawah Sileri terukur dalam ambang normal dan visual asap kawah teramati putih tipis dengan tinggi sekitar 20-40 meter dari permukaan air kawah. Kegempaan vulkanik tidak terekam pasca erupsi,” paparnya.
Wafid pun meminta masyarakat dan pengunjung ataupun wisatawan agar tidak memasuki wilayah radius 500 meter dari pusat Kawah Sileri dan tidak diperbolehkan bermalam di sekitar kawah.
“Masyarakat dan pengunjung, wisatawan agar tidak memasuki Kawah Timbang dan juga agar waspada saat melakukan penggalian tanah di sekitarnya karena berpotensi terancam gas CO2. Masyarakat dan pengunjung, wisatawan agar tidak memasuki kawah-kawah lainnya di kompleks Dieng yang berpotensi terjadi erupsi freatik dan/atau memiliki konsentrasi gas tinggi yang berbahaya bagi kehidupan,” imbaunya.
(shf)
Lihat Juga :