Kisah Kerajaan Tarumanegara, Cikal Bakal Berdirinya Sunda dan Galuh
Kamis, 19 Desember 2024 - 06:21 WIB
Saat itu konon Kerajaan Sunda telah ada dan hanya berstatus sebagai raja bawahan dari Tarumanegara.
Baca juga: Daftar Raja Kerajaan Tarumanegara, Puncak Kejayaan di Era Purnawarman
Naskah Wangsakerta menguatkan Prasasti Kebon Kopi II yang menyebut, Kerajaan Sunda merupakan kerajaan yang didirikan oleh Tarusbawa pada tahun 669, menggantikan Tarumanegara.
Pada saat itu, Sunda membawahi beberapa wilayah yang sekarang dikenal Provinsi Banten, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Jawa Barat, dan bagian barat Jawa Tengah.
Diperkirakan turunnya tahta Tarumanegara pada Tarusbawa, raja Sunda yang menikahi putri sulung Linggawarman yang bernama Dewi Manasih, menjadi penyebab Wretikandayun melepaskan Galuh dari kekuasaan Kerajaan Tarumanegara.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Tarumanegara pecah menjadi dua kerajaan yakni Sunda di bawah kekuasaan Tarusbawa, dan Galuh di bawah kekuasaan Wretikandayun.
Semasa Tarusbawa menjadi Raja Sunda, putra mahkotanya yang bernama Rakryan Sundasambawa meninggal dunia. Karenanya sesudah Tarusbawa mangka pada tahun 723 Masehi, tahta kekuasaan Sunda diduduki Harisdarma atau Sanjaya.
Baca juga: Daftar Raja Kerajaan Tarumanegara, Puncak Kejayaan di Era Purnawarman
Naskah Wangsakerta menguatkan Prasasti Kebon Kopi II yang menyebut, Kerajaan Sunda merupakan kerajaan yang didirikan oleh Tarusbawa pada tahun 669, menggantikan Tarumanegara.
Pada saat itu, Sunda membawahi beberapa wilayah yang sekarang dikenal Provinsi Banten, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Jawa Barat, dan bagian barat Jawa Tengah.
Diperkirakan turunnya tahta Tarumanegara pada Tarusbawa, raja Sunda yang menikahi putri sulung Linggawarman yang bernama Dewi Manasih, menjadi penyebab Wretikandayun melepaskan Galuh dari kekuasaan Kerajaan Tarumanegara.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Tarumanegara pecah menjadi dua kerajaan yakni Sunda di bawah kekuasaan Tarusbawa, dan Galuh di bawah kekuasaan Wretikandayun.
Semasa Tarusbawa menjadi Raja Sunda, putra mahkotanya yang bernama Rakryan Sundasambawa meninggal dunia. Karenanya sesudah Tarusbawa mangka pada tahun 723 Masehi, tahta kekuasaan Sunda diduduki Harisdarma atau Sanjaya.
Lihat Juga :