Kisah Petani Muda Aceh Utara Hidup Sejahtera dari Pertanian Modern
Rabu, 11 Desember 2024 - 18:53 WIB
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Pertanian Bawang Merah Dikembangkan di Malang
Marwan merasa sangat bersyukur, bisa bergabung dengan brigade pangan. Pemuda asal Lhoksukon ini mengaku baru 6 bulan menjadi operator alsintan. "Sebelumnya saya cuma menganggur," sebutnya.
Sementara itu, Mentan Amran mengapresiasi anak muda seperti Marwan mau terjun ke sektor pertanian. Apa yang ditunjukkan Marwan membuktikan sektor pertanian semakin menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan.
Baca juga: Petani Muda Aceh Bersyukur Raih Kesejahteraan dari Pertanian Modern
"Di Timur Indonesia, di Merauke, ada (pemuda) Matius yang penghasilannya Rp20 juta per bulan, di sini (Aceh Utara) ada Marwan yang penghasilannya lebih," tegas Mentan Amran.
Marwan merasa sangat bersyukur, bisa bergabung dengan brigade pangan. Pemuda asal Lhoksukon ini mengaku baru 6 bulan menjadi operator alsintan. "Sebelumnya saya cuma menganggur," sebutnya.
Sementara itu, Mentan Amran mengapresiasi anak muda seperti Marwan mau terjun ke sektor pertanian. Apa yang ditunjukkan Marwan membuktikan sektor pertanian semakin menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan.
Baca juga: Petani Muda Aceh Bersyukur Raih Kesejahteraan dari Pertanian Modern
"Di Timur Indonesia, di Merauke, ada (pemuda) Matius yang penghasilannya Rp20 juta per bulan, di sini (Aceh Utara) ada Marwan yang penghasilannya lebih," tegas Mentan Amran.
Lihat Juga :