Gerakan BISA Kemenparekraf Sasar 9 Destinasi Wisata Gunungkidul

Senin, 31 Agustus 2020 - 07:36 WIB
Gerakan BISA ini pun yang pertama di wilayah DIY. Dia berharap pelaku pariwisata bisa kembali bergeliat lewat kegiatan membersihkan lokasi wisata. “Di lokasi ini juga kegiatan untuk padat karya kegiatan bersih-bersih lokasi dan juga pembangunan tambahan infrastruktur dengan tenaga warga lokal,” lanjutnya. (Baca juga: Dokter Yunani Ungkap Rahasia Vaksin Covid-19 Buatan Rusia)

Di Desa Wisata Hutan Adat Wonosadi kemarin juga ditunjukkan kesenian Rinding Gumbeng. Kesenian ini memainkan alat musik dari bambu dan membuat banyak peserta Gerakan BISA terpana.

Hutan Wonosadi dipilih karena kawasan ini merupakan minihutan tropis dengan aneka tanaman langka. Masyarakat juga memiliki kesadaran untuk tidak merusak hutan yang menjadi pegangan erat masyarakat.

“Kawasan Hutan Wonosadi menjadi wisata khusus untuk belajar aneka tumbuhan hayati di Indonesia. Bahkan rotan pun ada termasuk beberapa pohon dengan diameter lebih dari 7 meter," imbuh Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti. (Baca juga: Begini Cara Mencegah Kanker Usus)

Menurutnya, protokol kesehatan dalam gerakan BISA ini wajib dilakukan. “Semua wajib menjaga jarak, cuci tangan, dan mengenakan masker. Nah, untuk pengelola wajib menjaga kebersihan lingkungan sebagai tambahan,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!