Cegah Bencana Ekologis di Jabar, AP2SI Perkuat Peran Kelompok Perhutanan Sosial

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:18 WIB
loading...
Cegah Bencana Ekologis...
AP2SI perkuat peran kelompok perhutanan sosial untuk mencegah bencana ekologis di Jawa Barat. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Upaya perlindungan kawasan hutan di Jawa Barat terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia (AP2SI) mendorong pengelolaan hutan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan sekaligus kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan

AP2SI mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga kelestarian hutan melalui pendekatan perhutanan sosial yang menempatkan masyarakat sebagai mitra utama pengelolaan hutan.

Pendampingan kelompok tani hutan dan rehabilitasi lahan dilakukan untuk menjaga tutupan hutan serta memperkuat fungsi hutan sebagai penyangga ekosistem di Jawa Barat yang rawan bencana ekologis.

Baca juga: Hutan Lestari Sejahterakan Masyarakat Halmahera Barat

Ketua Badan Pengurus Provinsi AP2SI Jawa Barat, Dedi Junaedi menegaskan persoalan hutan tidak dapat dilihat semata sebagai isu lingkungan. Menurut Dedi, masyarakat sekitar hutan merupakan aktor utama penjaga kelestarian. “Pengelolaan hutan harus adil. Tanpa keadilan, kita tidak akan pernah mencapai kelestarian,” ujarnya.

Lihat video: Akhir Operasi SAR Cisarua: Harapan & Duka Keluarga, 20 Korban Hilang


Sebagai bentuk aksi nyata, Gabungan Kelompok Tani Hutan Jaleuleu bersama AP2SI Jawa Barat, beberapa waktu lalu telah melakukan rehabilitasi Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) di Desa Cisondari, Kabupaten Bandung. KHDPK merupakan kawasan hutan negara yang dikelola dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama perlindungan dan pemulihan hutan.

Ketua Gapoktanhut Jaleuleu, Ayi Sobari, menyatakan kegiatan penanaman menjadi wujud komitmen menjaga hutan agar tetap hijau dan lestari. Sinergi antara pemerintah, AP2SI, dan masyarakat ini dinilai strategis untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus memperkuat ekonomi warga sekitar secara berkelanjutan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Kemenhut-YKAN Perkuat...
Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Pengelolaan Hutan Berbasis Sains dan Data
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Rekomendasi
Jelang Sidang Hak Asuh...
Jelang Sidang Hak Asuh Anak, Pihak Ruben Onsu Sebut Peluang Damai dengan Sarwendah Makin Menipis
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Berita Terkini
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
Kapolri Bedah Rumah...
Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji di Palembang, Begini Penampakannya
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Cawang Macet, Jalan Letjen MT Haryono Padat Merayap
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved