Industri Sawit Berperan Penting Penyediaan Energi Terbarukan Biodiesel
Senin, 28 Oktober 2024 - 18:48 WIB
Saat ini, pencampuran biodiesel telah mencapai B35, dan pemerintah berencana untuk meningkatkan ke B40 pada tahun depan. “Program ini mendorong penggunaan biodiesel dari minyak nabati, memberikan dampak positif terhadap lingkungan,” ucapnya.
Mengenai kesiapan industri sawit untuk memasok biodiesel, Suwandi menyatakan bahwa industri telah siap dengan produksi sawit nasional sekitar 50 juta ton per tahun. Saat ini, sekitar 10 juta ton dari jumlah tersebut digunakan untuk biodiesel domestik.
Namun, Suwandi mengingatkan bahwa tantangan tetap ada, terutama terkait dengan kebutuhan pangan yang tinggi. Ia menekankan perlunya peningkatan produktivitas per hektare kebun sawit.
“Kami menghargai langkah-langkah pemerintah, seperti program replanting atau PSR, dan berharap ada kepastian hukum serta dukungan dari pemerintah untuk menjaga iklim usaha yang kondusif,” tegasnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, industri sawit diharapkan dapat terus berkontribusi dalam transisi menuju energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon di Indonesia.
Mengenai kesiapan industri sawit untuk memasok biodiesel, Suwandi menyatakan bahwa industri telah siap dengan produksi sawit nasional sekitar 50 juta ton per tahun. Saat ini, sekitar 10 juta ton dari jumlah tersebut digunakan untuk biodiesel domestik.
Namun, Suwandi mengingatkan bahwa tantangan tetap ada, terutama terkait dengan kebutuhan pangan yang tinggi. Ia menekankan perlunya peningkatan produktivitas per hektare kebun sawit.
“Kami menghargai langkah-langkah pemerintah, seperti program replanting atau PSR, dan berharap ada kepastian hukum serta dukungan dari pemerintah untuk menjaga iklim usaha yang kondusif,” tegasnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, industri sawit diharapkan dapat terus berkontribusi dalam transisi menuju energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon di Indonesia.
(ams)
Lihat Juga :