Sampoerna Beri Penjelasan Terkait Isu Covid-19 pada Produknya

Sabtu, 02 Mei 2020 - 14:16 WIB
PT HM Sampoerna memastikan telah menerapkan protokol kesehatan terkait produk dan pekerja di fasilitas produksinya. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT HM Sampoerna akhirnya buka suara menanggapi maraknya informasi simpang siur di media sosial mengenai produknya pascapemberitaan terkait karyawan perusahaan yang meninggal dunia akibat virus corona (Covid-19) di lokasi pabrik Rungkut 2, Surabaya. Setelah mengetahui salah satu karyawannya meninggal karena corona, PT HM Sampoerna memastikan telah melakukan karantina.

Direktur PT HM Sampoerna Tbk Elvira Lianita pun memastikan bahwa produk tembakau Sampoerna tidak terpapar virus Covid-19. Dia menjelaskan, produk tembakau HM Sampoerna karena telah melalui prosedur karantina selama lima hari sebelum didistribusikan ke konsumen tingkat akhir.



"Masa karantina selama lima hari ini lebih lama ketimbang rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)," kata Elvira melalui siaran pers.

Dia menjelaskan, menurut kedua lembaga otoritas kesehatan internasional tersebut, Covid-19 mampu bertahan hidup paling lama 72 jam atau tiga hari di atas permukaan plastik dan besi baja. Sementara pada permukaan tembaga dan kardus, daya tahan virus tersebut, masing-masing, empat jam dan 24 jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!