Warga Cirebon Diimbau Tak Terprovokasi Konflik Keraton Kasepuhan

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 02:26 WIB
Ismaya juga mengimbau kepada masyarakat Cirebon untuk tidak ikut-ikutan masuk ke persoalan tersebut apabila memang tidak ada kaitannya langsung. Apalagi ikut-ikutan mengerahkan massa dan membuat onar, sebab nanti akan berhadapan dengan aparat keamanan yaitu Polri.

(Baca juga: 5 Prampok Nasabah Bank Lintas Provinsi Ditembak Polisi, 1 Tewas )

"Tidak usahlah ikut-ikutan kalau tidak ada kaitan langsung, apalagi sampai ikut-ikutan mengerahkan massa. Percuma saja, sebab apabila terjadi hal yang tidak diinginkan pastinya akan menghadapi aparat hukum atau petugas keamanan. Kalau terjerat hukum yang rugi kita sendiri kan?," ujar Ismaya yang juga Wakil Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara kepada media.

Selaku salah satu pimpinan di Laskar Macan Ali Nuswantara, Ismaya mengatakan, bahwa pihaknya akan menurunkan kekuatan penuh untuk menjaga Keraton Kasepuhan Cirebon , sebagai peninggalan leluhur dan cagar budaya, serta mensukseskan acara peringatan 40 hari wafatnya Sultan Sepuh XIV dan penobatan Sultan Sepuh XV PRA Luqman.

Ia mengaku tidak ada kaitan atau ikut campur masalah sah atau tidaknya yang bertahta di Keraton Kasepuhan Cirebon . Sebab itu bukan ranah Laskar Macan Ali, tetapi ranah keluarga dan pemerintah. (Baca juga: Prajurit Yonif Raider 641 Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!