Kisah Unik Marsekal Ashadi Tjahjadi, 3 Kali Minta Diganti Jadi KSAU tapi Ditolak Panglima TNI

Kamis, 17 Oktober 2024 - 09:27 WIB
Apa reaksi Jusuf? Ternyata sama juga. Mantan Pangdam Hasanuddin itu belum menghendaki Tjahjadi turun dari jabatannya.

Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Soegito Perintahkan Luhut Pandjaitan Cari Makanan saat Peristiwa Malari

“Teruskan dulu jabatan you. Nanti akan saya beritahu saat yang tepat,” tuturnya. Atas jawaban itu, Ashadi pun hanya bisa menjawab, “Siap!”.

Jenderal Jusuf agaknya tahu kegelisahan Ashadi. Dia pun diam-diam menelepon istri Ashadi meminta agar memberitahukan kepada sang suami agar tak risau dengan jabatannya. Tapi, memasuki tahun kelima masa jabatan KSAU, lagi-lagi Ashadi memberi tahu Panglima. Intinya, dia mengingatkan siap diganti.

Namun upaya ketiga itu juga tidak berhasil. Dengan kata lain Panglima TNI masih menilainya sosok tepat sebagai KSAU sehingga tidak perlu diganti. Baru lah pada tahun keenam Jenderal Jusuf menelepon. Tentara berdarah Bugis itu memberitahu Ashadi agar siap-siap untuk pergantian KSAU.

Panglima TNI akhirnya mengganti KSAU pada 1982. Penerus Ashadi yakni Marsekal Madya TNI Sukardi. Penunjukan Sukardi tak kalah aneh. Dia diberitahu dalam pesawat Hercules C-130 yang terbang membawa Jenderal Jusuf dan rombongan untuk kunjungan kerja ke suatu daerah.

Peristiwa itu terjadi pada Desember 1982. Menurut Atmadji, ikut dalam rombongan Panglima antara lain KSAD Poniman, KSAU Ashadi Tjahjadi dan Sukardi yang kala itu menjabat Panglima Komando Strategi Nasional. Ketika pesawat sudah mencapai ketinggian dan kecepatan yang ditentukan serta lampu penanda sabuk pengaman mati, Jusuf berdiri dari kursinya.

Dia lalu berbalik ke belakang, menghadap Panglima Kostranas. Jusuf berbicara singkat. “Mas Kardi, Presiden telah menyetujui pergantian KSAU dan jij (kamu) akan menggantikan Mas Tjahjadi.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!