Berhasil Transformasikan Kemajuan Jatim, Khofifah Diganjar 2 Penghargaan
Jum'at, 27 September 2024 - 08:04 WIB
Jumlah tersebut tentu jauh menurun drastis dibanding angka kemiskinan ekstrem pada 2020 lalu. Di mana pada tahun itu angka kemiskinan ekstrem di Jawa Timur masih mencapai 4,40% atau sekitar 1,8 juta penduduk.
Penurunan kemiskinan ekstrem di Jatim mencapai 3,74%. Angka ini menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan kemajuan terbesar dalam hal pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Baca juga: 10 Negara dengan Tingkat Kemiskinan Paling Ekstrem di Dunia
Bersama Emil Elestianto Dardak, Khofifah juga sukses menjadikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur terus meningkat hingga akhir 2023. Per 1 Desember 2023, IPM Jawa Timur tercatat 74,65, meningkat 3,15 persen selama periode 2019 - 2023.
Adapun capaian IPM 2023 Jawa Timur ini juga di atas rata-rata nasional yang tercatat 74,39. IPM Jawa Timur juga di atas capaian IPM provinsi besar lainnya di Pulau Jawa, yaitu Jawa Barat (74,24) dan Jawa Tengah (73,39).
Penurunan kemiskinan ekstrem di Jatim mencapai 3,74%. Angka ini menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan kemajuan terbesar dalam hal pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Baca juga: 10 Negara dengan Tingkat Kemiskinan Paling Ekstrem di Dunia
Bersama Emil Elestianto Dardak, Khofifah juga sukses menjadikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur terus meningkat hingga akhir 2023. Per 1 Desember 2023, IPM Jawa Timur tercatat 74,65, meningkat 3,15 persen selama periode 2019 - 2023.
Adapun capaian IPM 2023 Jawa Timur ini juga di atas rata-rata nasional yang tercatat 74,39. IPM Jawa Timur juga di atas capaian IPM provinsi besar lainnya di Pulau Jawa, yaitu Jawa Barat (74,24) dan Jawa Tengah (73,39).
(poe)
Lihat Juga :