Konflik di Pulau Rempang, PT MEG Pastikan Lahan Sudah Diserahkan Warga

Sabtu, 21 September 2024 - 20:09 WIB
Tiga karyawan PT MEG terluka akibat konflik dengan warga Rempang, Pulau Batam, Rabu (18/9/2024). PT MEG menyebut mereka membela diri karena diserang puluhan warga. Foto/Dok. SINDOnews
BATAM - Tiga karyawan PT Makmur Elok Graha (MEG) terluka akibat konflik dengan warga Rempang , Pulau Batam, Kepulauan Riau, Rabu (18/9/2024). PT MEG menyebut mereka membela diri karena diserang puluhan warga.

Direktur Utama PT MEG Nuraini Setiawati mengatakan ada sekitar puluhan warga yang mendatangi lahan yang diserahkan BP Batam terhadap PT MEG. Karyawan PT MEG lalu bertahan untuk mempertahankan lahan.



Akibat tindak kekerasan yang dilakukan warga menyebabkan karyawan bernama Hardin mengalami luka dalam dan retak rahangnya. Sedangkan Afrizal luka di bawah mata yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Sementara Franklin mengalami luka di kepala. ”Ketiganya kemudian dirawat di rumah sakit selama tiga hari," kata Nuraini dalam keterangannya, Sabtu (21/9/2024). Baca juga: HUT ke-79 RI, Masyarakat Rempang-Galang dan MEG Gelar Perayaan Penuh Kebersamaan

Dari foto yang diterima, terdapat luka terbuka di kepala Franklin akibat benturan benda keras. Begitu juga Afrizal, matanya memar sampai terlihat luka menganga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!