Ini Peran 10 Anggota PSHT yang Keroyok Pelajar SMK di Malang hingga Tewas

Jum'at, 13 September 2024 - 18:58 WIB
Secara bergiliran MAS yang juga pelaku anak memukul dua kali mengenai tangan kiri dan juga menendang kaki kanan mengenai pantat korban sebanyak dua kali. Pelaku anak RAF juga memukul punggung belakang korban sebanyak satu kali, serta menendang pantat korban sebanyak dua kali.

"Terakhir Ahmat Erfendi alias Somat menyikut lengan kiri korban sebanyak dua kali dan mendorong tubuh korban sebanyak satu kali. Tapi di TKP pertama itu korban tidak apa-apa, dan tidak lapor ayahnya," ucapnya.

Kemudian karena tak puas, tersangka lantas mengajak korban kembali berduel di TKP kedua. TKP kedua ini berada Petren Ngijo, Dusun Kedawung, Desa Ngijo, Karangploso.

Di TKP kedua ini pelaku anak berinisial MAS memimpin di barisan depan. "VM memukulkan sandal jepit sebanyak dua kali ke punggung korban. Lalu korban juga dipukul dengan tangan kosong berulang kali oleh pelaku lain. Tapi VM ini sempat memisah dan menasihati korban, sambil memukul dua kali di bagian pundaknya menggunakan sandal jepit," jelasnya.

Selanjutnya secara bersama-sama empat pelaku anak yakni RH, RFP, DIKA, dan RAF melakukan penganiayaan terhadap korban. Pelaku RH memegang kepala korban dengan kedua tangannya, lalu menarik dan menendang dengan menggunakan lutut sebelah kanannya sebanyak satu kali.

Sedangkan Muhammad Andika Yudhistira alias Dika (19) menendang dengan kaki kanan mengenai kepala korban sebanyak dua kali, RFG juga menampar ke arah wajah korban secara berulang kali. Sementara RAF menyikut kepala korban menggunakan siku sebelah kanan, serta memukuli ke arah kepala korban sehingga korban lemas dan sesak napas.

Korban sempat dibantu oleh salah satu pelaku, dengan cara khayang dan memijat bagian perut dan pinggang korban sehingga korban mulai bisa bernapas. Pelaku Nurokhman juga sempat mengajak korban berbicara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!