Kisah Runtuhnya Kerajaan Singasari Ditandai Tewasnya Raja Kertanagara yang Baru Taklukkan Sumatera dan Melayu

Jum'at, 06 September 2024 - 08:32 WIB
Kemudian pada lempeng VI-B tertulis kalimat srī jayakatyeng nguni ri huwusniran humilangaken sri krtanagara gumegwan irikang nagara daha, atau artinya Srī Jayakatyeng dulu setelah melenyapkan Srī Krtanagara, memegang [kekuasaan] di Kota Daha. Darı sini dapat disimpulkan bahwa Sri Jayakatyeng alias Jayakatwang alias Aji Jayakatong mula-mula menjabat sebagai raja bawahan di Gelang-Gelang.

Baca juga: Brevet Koleksi Mayjen Deddy Suryadi, Pangdam IV Diponegoro yang Pernah Jabat Danjen Kopassus

Cerita ini sesuai dengan Prasasti Mula-Malurung (15 Desember 1255) yang menyebut Sri Jayaka-tyeng adalah raja Gelang-Gelang di Bhumi Wurawan, dengan permaisuri bernama Turuk Bali (saudara perempuan Sri Krtanagara). Kemudian setelah Srī Krtanagara ditewaskan pada tahun 1292, barulah ia menjadikan Daha sebagai ibu kota pemerintahannya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!