Tanpa TP, 3 Formatur Rampungkan Komposisi Kepengurusan Golkar Sulsel
Selasa, 25 Agustus 2020 - 18:34 WIB
3 formatur Musda X usai merampungkan komposisi kepengurusan Golkar Sulsel, Selasa (25/8/2020). Foto: SINDOnews/Muhaimin Sunusi
MAKASSAR - Tiga dari lima formatur Musda X menggelar rapat dan menghasilkan komposisi kepengurusan DPD I Golkar Sulsel . Ketiganya ialah Abdillah Natsir, Farouk M Betta dan Imran Tenri Tata.
Rapat perampungan komposisi kepengurusan ini tak dihadiri oleh dua formatur yakni Taufan Pawe (TP) sebagai ketua terpilih dan Muhidin Muhammad Said sebagai perwakilan DPP. Padahal keduanya telah disampaikan untuk datang.
Baca juga: Taufan Pawe Diberi Waktu Sepekan Susun Kepengurusan Golkar Sulsel
"Kami sudah undang kedua formatur lainnya (Taufan dan Muhidin). Undangannya juga sudah disampaikan, tapi kami tidak tahu kenapa tidak hadir," kata Abdillah Natsir.
Abdillah mengklaim pertemuan tiga formatur ini legal. Sekalipun tak dihadiri oleh Taufan Pawe dan Muhidin M Said.
Abdillah yang juga mantan Sekretaris DPD I Golkar Sulsel ini mengatakan, ada 147 orang yang masuk dalam komposisi kepengurusan yang disusun. Sebanyak 25 wakil ketua, dan masing-masing 12 wakil sekretaris dan wakil bendahara. Adapun keterwakilan perempuan sebanyak 30%.
Rapat perampungan komposisi kepengurusan ini tak dihadiri oleh dua formatur yakni Taufan Pawe (TP) sebagai ketua terpilih dan Muhidin Muhammad Said sebagai perwakilan DPP. Padahal keduanya telah disampaikan untuk datang.
Baca juga: Taufan Pawe Diberi Waktu Sepekan Susun Kepengurusan Golkar Sulsel
"Kami sudah undang kedua formatur lainnya (Taufan dan Muhidin). Undangannya juga sudah disampaikan, tapi kami tidak tahu kenapa tidak hadir," kata Abdillah Natsir.
Abdillah mengklaim pertemuan tiga formatur ini legal. Sekalipun tak dihadiri oleh Taufan Pawe dan Muhidin M Said.
Abdillah yang juga mantan Sekretaris DPD I Golkar Sulsel ini mengatakan, ada 147 orang yang masuk dalam komposisi kepengurusan yang disusun. Sebanyak 25 wakil ketua, dan masing-masing 12 wakil sekretaris dan wakil bendahara. Adapun keterwakilan perempuan sebanyak 30%.
Lihat Juga :