Viral Guru Diduga Aniaya Siswa SMKN di Malang, Polisi dan Dinsos Turun Tangan
Senin, 05 Agustus 2024 - 13:57 WIB
Kepolisian turun tangan menyelidiki video viral dugaan penganiayaan guru SMKN di Kota Malang ke muridnya. Foto/Avirista Midaada
MALANG - Kepolisian turun tangan menyelidiki video viral dugaan penganiayaan guru SMKN di Kota Malang ke muridnya. Tim dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota mendatangi sekolah.
Dipimpin oleh Kepala Unit (Kanit) PPA Iptu Khusnul Khatimah, tim kepolisian langsung masuk ke sekolah yang berada di Jalan Pahlawan, Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (5/8/2024). Polisi juga bertemu dengan terduga guru berinisial AK dan siswa berinisial R, yang diduga menjadi korban penganiayaan.
Iptu Khusnul Khatimah menyatakan, pihaknya menindaklanjuti laporan dan viralnya dugaan penganiayaan oleh terduga guru di SMKN 12 Kota Malang. Pihaknya bersama perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang, telah bertemu dengan keluarga siswa berinisial R, kelas XI Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan terduga guru tersebut.
Baca juga; Hingga 2024, Jumlah Guru Penggerak akan Capai 405.900 Guru
“Alhamdulillah pagi ini dari pihak keluarga, gurunya, dan korban juga datang, alhamdulillah sudah damai. Dari keluarga juga memaafkan dari gurunya juga minta maaf," ucap Khusnul Khatimah, ditemui wartawan di SMKN 12 Kota Malang.
Dipimpin oleh Kepala Unit (Kanit) PPA Iptu Khusnul Khatimah, tim kepolisian langsung masuk ke sekolah yang berada di Jalan Pahlawan, Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (5/8/2024). Polisi juga bertemu dengan terduga guru berinisial AK dan siswa berinisial R, yang diduga menjadi korban penganiayaan.
Iptu Khusnul Khatimah menyatakan, pihaknya menindaklanjuti laporan dan viralnya dugaan penganiayaan oleh terduga guru di SMKN 12 Kota Malang. Pihaknya bersama perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang, telah bertemu dengan keluarga siswa berinisial R, kelas XI Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan terduga guru tersebut.
Baca juga; Hingga 2024, Jumlah Guru Penggerak akan Capai 405.900 Guru
“Alhamdulillah pagi ini dari pihak keluarga, gurunya, dan korban juga datang, alhamdulillah sudah damai. Dari keluarga juga memaafkan dari gurunya juga minta maaf," ucap Khusnul Khatimah, ditemui wartawan di SMKN 12 Kota Malang.