Bandara Toraja Siap Beroperasi Akhir Bulan Ini : Penerbangan 4 Kali Seminggu, Hanya 45 Menit
Selasa, 25 Agustus 2020 - 06:00 WIB
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah meninjau kesiapan Bandara Udara Buntu Kunik di Kabupaten Tana Toraja, Senin (24/8/2020). Bandara ini rencananya mulai melayani penerbangan reguler akhir Agustus mendatang. Bahkan diagendakan diresmikan langsung Presiden Jo
TANA TORAJA - Bandara Buntu Kunik di Kabupaten Tana Toraja direncanakan mulai melayani penerbangan reguler rute Makassar-Toraja akhir Agustus mendatang. Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah turun langsung memantau kesiapan pengoperasian bandara tersebut, kemarin.
Dalam kunjungannya, Nurdin Abdullah disambut langsung Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae . Turut mendampingi gubernur ke Tana Toraja, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel , Rudy Djamaluddin. Baca : Sukses Uji Terbang, Pesawat Wings Air Jenis ATR 72 Mendarat Mulus di Bandara Toraja
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah mengemukakan, kehadiran Bandara Buntu Kunik berkat sinergi antara pemerintah daerah dengan pusat. Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten setempat membuat pembangunannya berjalan dengan baik.
"Saya kira ini bentuk sinergitas yang kita bangun. Pertama hadir pemerintah kabupaten menyiapkan lahan, pemerintah provinsi membuat jalan akses menuju bandara. Terus Menteri Perhubungan membangun bandara, baik landasan maupun terminal," sebut Nurdin.
Dalam kunjungannya, Nurdin Abdullah disambut langsung Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae . Turut mendampingi gubernur ke Tana Toraja, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel , Rudy Djamaluddin. Baca : Sukses Uji Terbang, Pesawat Wings Air Jenis ATR 72 Mendarat Mulus di Bandara Toraja
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah mengemukakan, kehadiran Bandara Buntu Kunik berkat sinergi antara pemerintah daerah dengan pusat. Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten setempat membuat pembangunannya berjalan dengan baik.
"Saya kira ini bentuk sinergitas yang kita bangun. Pertama hadir pemerintah kabupaten menyiapkan lahan, pemerintah provinsi membuat jalan akses menuju bandara. Terus Menteri Perhubungan membangun bandara, baik landasan maupun terminal," sebut Nurdin.
Lihat Juga :