2 Kitab Peninggalan Sastra Kuno Catat Sejarah Kerajaan Besar di Nusantara

Sabtu, 27 Juli 2024 - 08:00 WIB
Setelah diketahui bahwa naskah - naskah itu terdapat di tangan masyarakat biasa, tidak semuanya di puri.

Dikutip dari “Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit”, hal ini menunjukkan bahwa naskah Nagarakretagama memang dikenal di masyarakat Bali kuna. Pada naskah Amlapura, milik seorang guru, ditulis pada halaman pertama wawacan Jawa.

Maksudnya bahwa isi naskah itu bertalian dengan sejarah Jawa. Yang dimaksud dengan Jawa di sini ialah Majapahit. Tidaklah mengherankan jika naskah Nagarakretagama itu juga dikenal oleh penggubah Pararaton secara langsung atau tidak langsung.

Baca Juga: Hasil Pertanian dan Maritim Sumber Pendapatan Kerajaan Kediri

Dalam garis besarnya uraian Nagarakretagama tentang Singasari dan Majapahit dari tahun 1222 sampai tahun 1365 memang sejajar dengan uraian Pararaton.

Uraian Pararaton lebih luas berkat adanya tambahan-tambahan yang diambil dari sumber lain seperti akan ditunjukkan di bawah.

Uraian Nagarakretagama pupuh XL tentang Raja Rajasa menjadi inti uraian Pararaton tentang cerita Ken Arok dari lahirnya sampai pencandiannya di Kegenengan pada tahun 1227. Uraian Pararaton tentang cerita Ken Arok diperluas dengan tambahan mendetail.

Uraian Nagarakretagama Pupuh XL mencakup empat hal yakni tempat Raja Rajasa mendirikan kerajaannya di sebelah timur Gunung Kawi, pemberontakan Raja Rajasa terhadap Raja Kertajaya di Kediri pada tahun 1222 berakhir dengan kemenangan Tumapel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!