Masjid Pertama di Pedalaman Watusongu Berdesain Unik Berdinding Batu Sungai
Jum'at, 01 Mei 2020 - 21:26 WIB
Dia menerangkan, pembangunan masjid dilakukan secara gotong royong melibatkan minoritas muslim di sana. Untuk bahan baku sebagian memanfaatkan batu sungai sehingga desain bangunan menjadi terlihat unik. Masjid Batu Wotusongu merupakan 1 dari 100 lebih masjid yang sudah dibangun oleh Masjid Nusantara di sejumlah pelosok di Indonesia.
Hal tersebut merupakan wujud konsistensi Yayasan Masjid Nusantara dalam membangun peradaban Islam melalui rumah ibadah. Arsitek pembangunan masjid, Lutfi Maknun Maulana menambahkan, dinding masjid terbuat dari batu keranjang atau gabion yang disusun sedemikian rupa sehingga memiliki nilai artistik tinggi.
“Gabion (batu keranjang) memang bukan hal baru di dunia arsitektur. Tapi di pedalaman Tojo Una Una belum ada bangunan seperti ini, sehingga banyak masyarakat mengunjungi masjid ini karena tertarik arsitekturnya.
Apalagi lokasi masjidnya yang berada di pinggir jalan, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga setempat," tuturnya.
Hal tersebut merupakan wujud konsistensi Yayasan Masjid Nusantara dalam membangun peradaban Islam melalui rumah ibadah. Arsitek pembangunan masjid, Lutfi Maknun Maulana menambahkan, dinding masjid terbuat dari batu keranjang atau gabion yang disusun sedemikian rupa sehingga memiliki nilai artistik tinggi.
“Gabion (batu keranjang) memang bukan hal baru di dunia arsitektur. Tapi di pedalaman Tojo Una Una belum ada bangunan seperti ini, sehingga banyak masyarakat mengunjungi masjid ini karena tertarik arsitekturnya.
Apalagi lokasi masjidnya yang berada di pinggir jalan, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga setempat," tuturnya.
(awd)
Lihat Juga :