Bom Ikan Meledak Saat Dirakit, Nelayan Pangkep Tewas

Minggu, 23 Agustus 2020 - 19:14 WIB
"Keesokan harinya, Sabtu (22/8/2020), orang tua kedua korban menerima telepon dari seseorang di Kabupaten Barru yang mengabarkan bahwa anak mereka ditemukan tewas di atas perahu," terang Deki, Minggu (23/8/2020).

Deki menjelaskan, penyebab tewasnya nelayan ini diduga terjadi saat bom ikan berbahan pupuk amonium nitrat yang dirakit di atas perahu tiba-tiba meledak. Tubuh sang adik, Mahmud ditemukan di atas kapal dengan kondisi sejumlah luka parah di bagian tubuh. Sementara jasad Ilham tak ditemukan.

Pihak keluarga, kata Deki meminta polisi tidak melanjutkan pencarian terhadap jasad Ilham. Keluarga menduga tubuh Ilham sudah hancur saat ledakan, karena keluarga menemukan sejumlah bagian tubuh Ilham di sekitar TKP.

"Saat pemakaman, keluarga tetap menggunakan dua lubang kubur. Yang satu untuk adiknya dan satu lubang lagi untuk bagian tubuh kakaknya yang ditemukan. Keluarga minta pencarian tidak usah dilakukan," urai Deki.

Sementara itu pihak kepolisian, masih mendalami asal muasal bahan peledak yang digunakan para korban. "Kita sedang lidik, dari mana mereka dapatkan bahan peledak itu," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!