Tudingan Bupati Kebumen Menanipulasi Hasil Survei Dinilai Tak Berdasar
Jum'at, 05 Juli 2024 - 08:20 WIB
”Buktinya apa? LSI sampai sekarang enggak menuntut secara hukum, kalau memang benar ya data itu palsu. LSI hanya bilang pihaknya tidak merilis hasil survei Pemda Kebumen. Jadi ini konteksnya bisa berbeda antara tidak merilis dan tidak melakukan survei,” tuturnya.
Menurutnya, tidak merilis bukan berarti tidak melakukan survei. Melainkan hanya memberikan data hasil survei kepada pihak yang meminta jasa untuk konsumsi pribadi. "Dalam konteks hasil survei di Kebumen, saya kira LSI hanya memberikan data, tidak merilisnya ke publik," ucapnya.
Baca Juga: Mobil Dinas Bupati Bisa Dipinjam Warga Kebumen Secara Gratis
Setelah data itu diberikan, Bupati tentu punya hak untuk mempublikasikan atau tidak ke masyarakat. “Selanjutnya terserah beliau, kan begitu. LSI dalam pernyataanya juga meminta masyarakat tanya ke Bupati, dia nggak bilang data itu fiktif,” tambahnya.
Sriyanto menilai, pihak yang menuding Bupati memanipulasi hasil survei, sudah pasti mereka yang tidak puas dengan hasil kerja keras dari seorang Bupati Arif Sugiyanto. Sebab, dalam survei LSI, disebutkan 80,4% masyarakat Kebumen menyatakan puas dengan kinerja Bupati.
”Jadi yang mengolah isu dengan menuding Bupati memanipulasi hasil survei sebenarnya dari kelompok sisanya 15% itu yang tidak puas atau tidak suka dengan kinerja bupati. Simpel saja sebenarnya,” jelasnya.
Sriyanto pun mengajak masyarakat untuk bisa lebih cerdas dan bijak dalam menerima setiap informasi. Terlebih ketika informasi itu langsung menyudutkan orang tanpa dasar. “Jangan men-just orang salah, tidak benar, berbohong dan segala macam, biasakan pakai logika,” jelasnya.
Seperti diketahui, hasil survei LSI yang dibacakan Bupati menyatakan, tingkat kepuasan warga Kebumen terhadap kepemimpinan Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih sangat tinggi, 79,1% menyatakan puas, kemudian 5,4% sangat puas, dan 12,6% kurang puas.
Menurutnya, tidak merilis bukan berarti tidak melakukan survei. Melainkan hanya memberikan data hasil survei kepada pihak yang meminta jasa untuk konsumsi pribadi. "Dalam konteks hasil survei di Kebumen, saya kira LSI hanya memberikan data, tidak merilisnya ke publik," ucapnya.
Baca Juga: Mobil Dinas Bupati Bisa Dipinjam Warga Kebumen Secara Gratis
Setelah data itu diberikan, Bupati tentu punya hak untuk mempublikasikan atau tidak ke masyarakat. “Selanjutnya terserah beliau, kan begitu. LSI dalam pernyataanya juga meminta masyarakat tanya ke Bupati, dia nggak bilang data itu fiktif,” tambahnya.
Sriyanto menilai, pihak yang menuding Bupati memanipulasi hasil survei, sudah pasti mereka yang tidak puas dengan hasil kerja keras dari seorang Bupati Arif Sugiyanto. Sebab, dalam survei LSI, disebutkan 80,4% masyarakat Kebumen menyatakan puas dengan kinerja Bupati.
”Jadi yang mengolah isu dengan menuding Bupati memanipulasi hasil survei sebenarnya dari kelompok sisanya 15% itu yang tidak puas atau tidak suka dengan kinerja bupati. Simpel saja sebenarnya,” jelasnya.
Sriyanto pun mengajak masyarakat untuk bisa lebih cerdas dan bijak dalam menerima setiap informasi. Terlebih ketika informasi itu langsung menyudutkan orang tanpa dasar. “Jangan men-just orang salah, tidak benar, berbohong dan segala macam, biasakan pakai logika,” jelasnya.
Seperti diketahui, hasil survei LSI yang dibacakan Bupati menyatakan, tingkat kepuasan warga Kebumen terhadap kepemimpinan Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih sangat tinggi, 79,1% menyatakan puas, kemudian 5,4% sangat puas, dan 12,6% kurang puas.
Lihat Juga :