Diduga Harimau Sumatera Masuk Kebun, Petani di Musi Rawas Ngeper

Kamis, 20 Agustus 2020 - 21:14 WIB
"Hasil sementara dari jejak maupun feses yang ditemukan itu berasal dari hewan Tapir, bukan Harimau atau Macan Kumbang," katanya. (BACA JUGA: Bayern dan PSG Bentrok di Final Liga Champions, Jaminan Lahirnya Sejarah)

Adapun jika memang harimau, maka satwa tersebut kemungkinan keluar dari habitatnya di Kantung Bukit Nanti. Akan tetapi jaraknya cukup jauh dari lokasi yang dilaporkan warga saat ini. "Tapi yang jelas laporannya itu Tapir, bukan Harimau," katanya.

Meski begitu, kata dia, Tapir juga merupakan satwa yang dilindungi dan populasinya juga sudah terbatas. Oleh karena itu, warga diimbau agar tidak memburu satwa tersebut.

"Tapir itu bukan hewan buas dan dilindungi, jadi tidak membahayakan. Kami harapkan warga juga tidak melakukan perburuan," katanya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!