Tiga Prasasti Istimewa Peninggalan Prabu Jayabaya Menuliskan Keagungan Raja Kediri
Jum'at, 07 Juni 2024 - 07:09 WIB
Sebab di prasasti itu konon ada tulisan dengan huruf kuadrat yang besar melintang di tengah cap kerajaan berupa Narasingha, yang berbunyi pangjalu jayati, atau sama dengan pangjalu menang.
”Prasasti ini memperingati pemberian anugerah raja Jayabhaya kepada Desa Hantang dengan 12 desa masuk wilayahnya, berupa prasasti batu memuat pemberian hak-hak istimewa kepada penduduk Desa Hantang,” dikutip dari buku "Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno.
Disebutkan pada suatu ketika penduduk Desa Hantang dengan 12 desa yang masuk dalam wilayahnya datang menghadap raja dengan perantaraan guru raja, yaitu Mpungku Naiyayikadarsana.
Baca Juga: 7 Fakta Timur Pane, Tokoh Legendaris Sumatera dengan Banyak Kisah Menarik
Dengan permohonan agar prasasti yang ada pada mereka sebagai anugerah raja yang di-dharmmakan di Gajapada dan di Nagapuspa yang ditulis di atas daun lontar dipindahkan ke atas batu, dan ditambahi dengan anugerah raja Jayabaya sendiri.
”Prasasti ini memperingati pemberian anugerah raja Jayabhaya kepada Desa Hantang dengan 12 desa masuk wilayahnya, berupa prasasti batu memuat pemberian hak-hak istimewa kepada penduduk Desa Hantang,” dikutip dari buku "Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno.
Disebutkan pada suatu ketika penduduk Desa Hantang dengan 12 desa yang masuk dalam wilayahnya datang menghadap raja dengan perantaraan guru raja, yaitu Mpungku Naiyayikadarsana.
Baca Juga: 7 Fakta Timur Pane, Tokoh Legendaris Sumatera dengan Banyak Kisah Menarik
Dengan permohonan agar prasasti yang ada pada mereka sebagai anugerah raja yang di-dharmmakan di Gajapada dan di Nagapuspa yang ditulis di atas daun lontar dipindahkan ke atas batu, dan ditambahi dengan anugerah raja Jayabaya sendiri.
Lihat Juga :