Peltu Gino, Babinsa yang Merangkul Suku Anak Dalam untuk Merdeka dari Buta Huruf

Rabu, 19 Agustus 2020 - 11:25 WIB
"Dan saat itu saya berfikir kalau tidak ada yang merubahnya kehidupan mereka tak akan berubah, apalagi mereka tidak tahu tulis baca dan kehidupan Warga SAD hanya mengandalkan makanan disekeliling tempat tinggalnya," tambahnya.

Sehingga Peltu Gino Raharjo pun dengan penuh semangat masuk ke kelompok mereka untuk mengajarkan baca tulis bagi anak-anak warga SAD walau harus belajar di dalam kebun, namun itu tak menjadi hambatan.

"Saat ini anak didik saya ada yang sudah masuk sekolah umum, dan saat ini sudah ada 25 orang anak-anak yang tergabung dalam sekolah alam saya ini, tapi saya harus sabar menghadapi mereka (anak-anak SAD), kalau untuk disiplin masih sangat jauh sehingga saya akan terus merangkulnya," jelas Peltu Gino. (Baca: Tim Anti Bandit Ciduk Pemalsu Uang Palsu di Bandar Lampung).



Puluhan tahun Peltu Gino Raharjo berupaya mengangkat derajat warga Suku Anak Dalam, dirinya hanya berniat membuat warga SAD ini bisa Merdeka dari kehidupannya, sebab walau sudah 75 tahun Indonesia merdeka ternyata masih ada anak-anak Indonesia yang belum bisa baca tulis.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!