Survei Repro Indonesia: Pemprov Jabar Paling Responsif Atasi COVID-19
Jum'at, 01 Mei 2020 - 13:14 WIB
Menurut Vici, kondisi tersebut, salah satunya didukung oleh proposi budget yang digelontorkan oleh Pemprov Jabar yang nilainya jauh lebih besar dibandingkan DKI Jakarta, Jateng, dan Jatim. Diketahui, Pemprov Jabar menggelontorkan anggaran COVID-19 hingga total Rp16 triliun.
Dalam hal kepercayaan terhadap data perkembangan kasus COVID-19, lanjut Vici, masyarakat di keempat provinsi juga masih mempercayai data yang diberikan oleh masing-masing pemerintah provinsi.
Masyarakat di keempat provinsi cenderung mudah mengakses info perkembangan kasus COVID-19, terutama di Jabar dengan persentase sebesar 43% dan DKI Jakarta 39%. Sementara Jateng 35% dan Jatim 31%.
"Dari keempat provinsi, Provinsi Jawa Barat dianggap paling cepat oleh masyarakatnya dalam menangani wabah Covid-19 dibandingkan tiga provinsi lainnya dengan persentase mencapai 38%," ujar Vici dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/5/2020).
Ditambahkan Vici, masyarakat di keempat provinsi juga cenderung puas terhadap cara pemerintah provinsi dalam menghadapi wabah Covid-19. Tingkat kepuasan masyarakat Jabar dan DKI Jakarta tak berbeda jauh dengan masing-masing persentase 33% dan 29%.
Dalam hal kepercayaan terhadap data perkembangan kasus COVID-19, lanjut Vici, masyarakat di keempat provinsi juga masih mempercayai data yang diberikan oleh masing-masing pemerintah provinsi.
Masyarakat di keempat provinsi cenderung mudah mengakses info perkembangan kasus COVID-19, terutama di Jabar dengan persentase sebesar 43% dan DKI Jakarta 39%. Sementara Jateng 35% dan Jatim 31%.
"Dari keempat provinsi, Provinsi Jawa Barat dianggap paling cepat oleh masyarakatnya dalam menangani wabah Covid-19 dibandingkan tiga provinsi lainnya dengan persentase mencapai 38%," ujar Vici dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/5/2020).
Ditambahkan Vici, masyarakat di keempat provinsi juga cenderung puas terhadap cara pemerintah provinsi dalam menghadapi wabah Covid-19. Tingkat kepuasan masyarakat Jabar dan DKI Jakarta tak berbeda jauh dengan masing-masing persentase 33% dan 29%.
Lihat Juga :