Rakai Pikatan, Raja Mataram Kuno Pelopor Pernikahan Beda Agama di Nusantara

Senin, 06 Mei 2024 - 08:20 WIB
Nama Sri Kahulunan, yang merupakan gelar permaisuri Rakai Pikatan juga terpahat bersama nama Sri Maharaja Rakai Pikatan pada Candi Plaosan Lor. Sri Kahulunan sendiri adalah putra Samaratungga, yang ada pada piagam Karang Tengah bernama Pramodawardhani.

Baca Juga: Kisah Mantyasih, Desa Istimewa Penguasa Kerajaan Mataram Kuno Dyah Balitung

Raja Mataram keenam ini memiliki tinggalan bangunan sejarah yang cukup terkenal hingga kini, yakni Candi Prambanan. Prasasti Siwagrha mengisahkan Candi Prambanan mulai dibangun oleh Rakai Pikatan pada tahun 850 Masehi.

Kemudian di masa Balitung Maha Sumbu pada masa Kerajaan Mataram. Berdasarkan Prasasti Siwagrha, nama asli kompleks Candi Prambanan adalah Siwagrha. Dimana nama ini berasal dari bahasa Sanskerta, yang berarti rumah Siwa.

Memang di Candi Prambanan terdapat arca Siwa Mahadewa setinggi 3 meter yang menunjukkan bahwa di candi ini, Dewa Siwa lebih diutamakan.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!