Kisah Balas Dendam Airlangga ke Dua Raja Berujung Serangan Kahuripan

Senin, 06 Mei 2024 - 06:36 WIB
"Tetapi kematian Panuda, membuat sang anaknya Putri Panuda yang memerintah di Tulungagung menyimpan dendam," demikian dikutip dari buku "13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa.

Serangan dari Putri Panuda di Tulungagung itu juga menegaskan dendam kematian ayahnya ke Raja Airlangga. Serangan Putri Panuda ke Ibu Kota kerajaan Wwatan Mas, membuat kocar-kacir.

Sang raja bersama pejabat penting Kahuripan Mapanji Tumanggala, meninggalkan Wwatan Mas dan melarikan diri ke Desa Patakan. Di Desa Patakan, Airlangga menggalang pasukan untuk menyerang balik Putri Panuda, yang menguasai Wwatan Mas.

Baca Juga: Kekejaman Raja Mataram Picu Pemberontakan Bangsawan Madura hingga Hancurkan Ibu Kota Plered

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!