Kisah Rakai Pikatan, Raja Mataram Kuno Pembuat Mahakarya Candi Prambanan
Jum'at, 03 Mei 2024 - 05:38 WIB
Sebagaimana Prasasti Kayumwungan disebutkan berkat pengabdiannya itu, Mpu Manuku yang semula menjabat sebagai pimpinan daerah Patapan dianugerahi Samaratungga berupa beberapa Desa Swatantra atau bebas pajak.
Hal itu diungkap dari buku “13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa”. Selain itu, Mpu Manuku diangkat oleh Samaratungga sebagai pimpinan daerah Pikatan, atau selevel kepala desa.
Sejak saat itu, Mpu Manuku dikenal sebagai Rakai Pikatan. Jabatan Mpu Manuku terus melejit saat pernikahan politiknya dengan Pramodhawardani, anak dari Samaratungga, raja yang konon pernah berkuasa di Kerajaan Sriwijaya dan Mataram.
Baca Juga: Kisah Kecantikan Ratu Gelang Bikin Dua Sepupu Kesayangan Sunan Kalijaga Mati Bunuh Diri
Saat menjadi raja itulah Mpu Manuku, kelak akan mampu membangkitkan kejayaan Dinasti Sanjaya yang sekian lama mengalami mati suri. Tak hanya itu, saat menjabat di Mataram, Ibu Kota Mataram dipindahkan ke Mamrati.
Hal itu diungkap dari buku “13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa”. Selain itu, Mpu Manuku diangkat oleh Samaratungga sebagai pimpinan daerah Pikatan, atau selevel kepala desa.
Sejak saat itu, Mpu Manuku dikenal sebagai Rakai Pikatan. Jabatan Mpu Manuku terus melejit saat pernikahan politiknya dengan Pramodhawardani, anak dari Samaratungga, raja yang konon pernah berkuasa di Kerajaan Sriwijaya dan Mataram.
Baca Juga: Kisah Kecantikan Ratu Gelang Bikin Dua Sepupu Kesayangan Sunan Kalijaga Mati Bunuh Diri
Saat menjadi raja itulah Mpu Manuku, kelak akan mampu membangkitkan kejayaan Dinasti Sanjaya yang sekian lama mengalami mati suri. Tak hanya itu, saat menjabat di Mataram, Ibu Kota Mataram dipindahkan ke Mamrati.
Lihat Juga :