Putra-putri Bawean Kibarkan Bendera Raksasa di Tebing Karst Gunung Batu
Senin, 17 Agustus 2020 - 17:51 WIB
(Baca juga: Perlintasan Terlambat Ditutup, 3 Penumpang Minibus Tewas Disambar KA )
Mahasiswi Universitas Mulawarman ini mengatakan, pihaknya sengaja memilih Gunung Batu sebagai langkah awal dalam membangkitkan gairah putra-putri Bawean dalam mencintai tanah kelahiran. Gunung Batu, lanjutnya, sangat erat dengan sejarah terbentuknya Pulau Bawean.
"Kami berharap, untuk generasi muda pulau Bawean semoga lebih banyak lagi yang mencintai lingkungan sekitar. Tak usah kita lihat yang jauh-jauh dimata, sedangkan didepan mata sungguh sangat indah," ujarnya.
Tim pengibar bendera sendiri berjumlah 9 orang. Mereka berasal dari Komunitas Pramuka Scouts Keren Bawean dan Tim Ekspedisi 99 Marathon Puncak Tinggi (Ekspedisi M99). Sejak malam, para pengibar sudah bersiap diatas Gunung. Mereka memastikan bahwa tidak ada kesalahan atau kecelakaan dalam proses pengibaran.
Koordinator acara, Heri Susanto, menambahkan pengibaran bendera ini menjadi bagian dari rangkaian pendakian 99 Gunung di Pulau Bawean.
(Baca juga: Dua Bayi di Mojokerto Lahir Saat Moment Kemerdekaan )
Dihelatnya upacara di Tebing Batu ini supaya masyarakat Indonesia tahu bahwa Gunung Batu bukan sekedar pebuktitan. Namun ada nilai lebih, yakni sejarah dan kekayaan alam yang luar biasa. "Ini tebing karst yang orang belum tahu. Usianya sekitar 16,2 juta tahun," kata dia
Mahasiswi Universitas Mulawarman ini mengatakan, pihaknya sengaja memilih Gunung Batu sebagai langkah awal dalam membangkitkan gairah putra-putri Bawean dalam mencintai tanah kelahiran. Gunung Batu, lanjutnya, sangat erat dengan sejarah terbentuknya Pulau Bawean.
"Kami berharap, untuk generasi muda pulau Bawean semoga lebih banyak lagi yang mencintai lingkungan sekitar. Tak usah kita lihat yang jauh-jauh dimata, sedangkan didepan mata sungguh sangat indah," ujarnya.
Tim pengibar bendera sendiri berjumlah 9 orang. Mereka berasal dari Komunitas Pramuka Scouts Keren Bawean dan Tim Ekspedisi 99 Marathon Puncak Tinggi (Ekspedisi M99). Sejak malam, para pengibar sudah bersiap diatas Gunung. Mereka memastikan bahwa tidak ada kesalahan atau kecelakaan dalam proses pengibaran.
Koordinator acara, Heri Susanto, menambahkan pengibaran bendera ini menjadi bagian dari rangkaian pendakian 99 Gunung di Pulau Bawean.
(Baca juga: Dua Bayi di Mojokerto Lahir Saat Moment Kemerdekaan )
Dihelatnya upacara di Tebing Batu ini supaya masyarakat Indonesia tahu bahwa Gunung Batu bukan sekedar pebuktitan. Namun ada nilai lebih, yakni sejarah dan kekayaan alam yang luar biasa. "Ini tebing karst yang orang belum tahu. Usianya sekitar 16,2 juta tahun," kata dia
Lihat Juga :