Perang Dingin AS-China Soal Pandemi Corona Disesali Sekjen PBB
Jum'at, 01 Mei 2020 - 07:18 WIB
Dalam sebuah konferensi pers, Guterres mengatakan, komunitas internasional terpecah saat persatuan lebih penting ketimbang dari sebelumnya.
"Ada keterputusan antara kepemimpinan dan kekuasaan. Kami melihat contoh-contoh kepemimpinan yang luar biasa tetapi biasanya tidak dikaitkan dengan kekuasaan. Dan di mana kita melihat kekuatan, kita kadang-kadang tidak melihat kepemimpinan yang diperlukan,” kata Guterres.
"Saya berharap ini akan diatasi lebih cepat daripada nanti," kata dia seperti dikutip dari Reuters, Jumat (1/5/2020).
Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara telah menghabiskan lebih dari sebulan mencoba menegosiasikan resolusi yang akan menekankan kebutuhan mendesak untuk kerja sama yang ditingkatkan di antara semua negara dalam perang melawan virus Corona dan seruan untuk gencatan senjata kemanusiaan dalam konflik di seluruh dunia.
Poin penting yang melekat, kata para diplomat, adalah bagaimana resolusi itu harus merujuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Trump telah menghentikan pendanaan AS untuk WHO sementara Washington meninjau penanganan agensi pandemi tersebut, dan menuduhnya "China-sentris," sebuah pernyataan yang dibantah organisasi itu.
"Ada keterputusan antara kepemimpinan dan kekuasaan. Kami melihat contoh-contoh kepemimpinan yang luar biasa tetapi biasanya tidak dikaitkan dengan kekuasaan. Dan di mana kita melihat kekuatan, kita kadang-kadang tidak melihat kepemimpinan yang diperlukan,” kata Guterres.
"Saya berharap ini akan diatasi lebih cepat daripada nanti," kata dia seperti dikutip dari Reuters, Jumat (1/5/2020).
Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara telah menghabiskan lebih dari sebulan mencoba menegosiasikan resolusi yang akan menekankan kebutuhan mendesak untuk kerja sama yang ditingkatkan di antara semua negara dalam perang melawan virus Corona dan seruan untuk gencatan senjata kemanusiaan dalam konflik di seluruh dunia.
Poin penting yang melekat, kata para diplomat, adalah bagaimana resolusi itu harus merujuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Trump telah menghentikan pendanaan AS untuk WHO sementara Washington meninjau penanganan agensi pandemi tersebut, dan menuduhnya "China-sentris," sebuah pernyataan yang dibantah organisasi itu.
Lihat Juga :