Hore, Swab Dokter dan Perawat Negatif RSUD Cibabat Kembali Dibuka
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 17:50 WIB
"Itu kan tertularnya bukan dari dalam rumah sakit, tapi dari luar dan kebawa ke dalam. Ini yang harus dicermati agar jangan sampai kendor pengawasan. Kepada mereka yang positif juga semoga cepat sehat dan negatif agar dapat beraktivitas dengan normal," terangnya.
Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang RSUD Cibabat, Agustiningsih menyebutkan, dari total sekitar 1.050 pegawai yang mengikuti swab test , yang hasilnya sudah keluar sekitar 556 lebih dan merupakan pegawai prioritas. Yakni seperti dokter, perawat, dan kontak erat. Sedangkan sisanya sekitar 488 pegawai hasilnya paling lambat besok sudah bisa diketahui.
"Yang sudah keluar hasilnya adalah pegawai prioritas dan semuanya negatif. Sementara sisanya seperti tenaga penunjang yang bertugas di bagian administrasi, manajemen, dan yang tidak melakukan pelayanan langsung ke masyarakat belum keluar hasilnya," kata dia.
Menurutnya dengan pertimbangan tenaga kesehatan yang sudah dinyatakan negatif, pihaknya akhirnya memutuskan untuk membuka pelayanan secara normal. Untuk pencegahan agar hal serupa tidak terulang, pihaknya akan lebih memperketat protokol kesehatan kepada semua orang, baik pegawai dan pasien yang masuk ke rumah sakit.
"Pengawasan akan diperketat termasuk juga disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Kunjungan ke pasien untuk sementara waktu tidak diperbolehkan dan penunggu pasien dibatasi hanya satu orang," sebutnya.(Baca juga : Mendag Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar Atas Baru Cimahi )
Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang RSUD Cibabat, Agustiningsih menyebutkan, dari total sekitar 1.050 pegawai yang mengikuti swab test , yang hasilnya sudah keluar sekitar 556 lebih dan merupakan pegawai prioritas. Yakni seperti dokter, perawat, dan kontak erat. Sedangkan sisanya sekitar 488 pegawai hasilnya paling lambat besok sudah bisa diketahui.
"Yang sudah keluar hasilnya adalah pegawai prioritas dan semuanya negatif. Sementara sisanya seperti tenaga penunjang yang bertugas di bagian administrasi, manajemen, dan yang tidak melakukan pelayanan langsung ke masyarakat belum keluar hasilnya," kata dia.
Menurutnya dengan pertimbangan tenaga kesehatan yang sudah dinyatakan negatif, pihaknya akhirnya memutuskan untuk membuka pelayanan secara normal. Untuk pencegahan agar hal serupa tidak terulang, pihaknya akan lebih memperketat protokol kesehatan kepada semua orang, baik pegawai dan pasien yang masuk ke rumah sakit.
"Pengawasan akan diperketat termasuk juga disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Kunjungan ke pasien untuk sementara waktu tidak diperbolehkan dan penunggu pasien dibatasi hanya satu orang," sebutnya.(Baca juga : Mendag Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar Atas Baru Cimahi )
(nun)
Lihat Juga :