10 Partai Tolak Hasil Rekapitulasi Surat Suara di Kabupaten Bandung
Senin, 04 Maret 2024 - 19:39 WIB
“Saya sudah meminta agar perhitungan surat suara di tingkat kecamatan dihentikan karena perbedaan angka yang signifikan antara C1 dan D," ujar Santosa, Senin (4/3/2024).
Selain itu, Santosa juga menyoroti adanya dugaan ketidakselesaian dalam proses penghitungan suara di tingkat kecamatan.
Baca juga; Masalah Rekapitulasi Suara, KPU Didesak Responsif Perbaiki Sirekap
Dia mengungkapkan bahwa banyak sidang yang mengalami diskorsi tanpa penjelasan yang memadai, serta temuan ketidaksesuaian angka yang signifikan.
“Dari hasil pengamatan kami, masih banyak perbedaan angka yang mencolok di tingkat kecamatan. Banyak yang menggelembung dan tidak masuk akal," tambahnya.
Dia juga mencontohkan dugaan ketidaksesuaian angka di beberapa kecamatan, seperti Pacet dan Rancaekek, di mana jumlah surat suara tidak selaras dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Di Kecamatan Pacet itu suara ada 72.000, tapi DPT 63.000 bedanya 9.000 sehingga tampak aneh.
“Kemudian di Rancaekek dari temuan yang didapat jumlah surat suara terdapat 107.000, sedangkan jumlah suara tidak sah terdapat 7.000, namun pemilih hanya 113. Nah ini malah Di Rancaekek itu DPT nya hilang sekitar 1.000 ini juga kan ganjil dan aneh," ungkapnya.
Selain itu, Santosa juga menyoroti adanya dugaan ketidakselesaian dalam proses penghitungan suara di tingkat kecamatan.
Baca juga; Masalah Rekapitulasi Suara, KPU Didesak Responsif Perbaiki Sirekap
Dia mengungkapkan bahwa banyak sidang yang mengalami diskorsi tanpa penjelasan yang memadai, serta temuan ketidaksesuaian angka yang signifikan.
“Dari hasil pengamatan kami, masih banyak perbedaan angka yang mencolok di tingkat kecamatan. Banyak yang menggelembung dan tidak masuk akal," tambahnya.
Dia juga mencontohkan dugaan ketidaksesuaian angka di beberapa kecamatan, seperti Pacet dan Rancaekek, di mana jumlah surat suara tidak selaras dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Di Kecamatan Pacet itu suara ada 72.000, tapi DPT 63.000 bedanya 9.000 sehingga tampak aneh.
“Kemudian di Rancaekek dari temuan yang didapat jumlah surat suara terdapat 107.000, sedangkan jumlah suara tidak sah terdapat 7.000, namun pemilih hanya 113. Nah ini malah Di Rancaekek itu DPT nya hilang sekitar 1.000 ini juga kan ganjil dan aneh," ungkapnya.
Lihat Juga :