Waspada! Gunung Ile Lewotolok Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.000 Meter
Senin, 26 Februari 2024 - 19:44 WIB
Sebelumnya, pada periode pengamatan Minggu (25/2/2024) pukul 00.00-24.00 WITA, Gunung Ile Lewotolok mengalami 16 kali gempa letusan dengan amplitudo 19-36,1 mm dalam durasi 35-120 detik.
Tercatat pula 334 kali gempa embusan beramplitudo 2,6-16,6 mm dalam durasi 83-290 detik, dan 33 kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 2,5-30,8 mm dalam durasi 88-628 detik.
Selain itu, hybrid fase banyak tercatat 5 kali dengan amplitudo 3,4-9 7 mm, S-P 1,5-3,9 detik, dalam durasi 12-19 detik; dan satu kali vulkanik dalam beramplitudo 3,7 mm, S-P 2,8 detik, durasi 16 detik.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) saat ini menetapkan status aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok berada pada level II atau Waspada, terhitung sejak 15 Oktober 2023.
Baca juga; Gunung Ile Lewotolok Erupsi Luncurkan Lava 700 Meter, Warga NTT Waspada!
Gunung Ile Lewotolok merupakan gunung api strato (stratovolcano) tipe A yang aktivitasnya tercatat sejak tahun 1660.
Tercatat pula 334 kali gempa embusan beramplitudo 2,6-16,6 mm dalam durasi 83-290 detik, dan 33 kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 2,5-30,8 mm dalam durasi 88-628 detik.
Selain itu, hybrid fase banyak tercatat 5 kali dengan amplitudo 3,4-9 7 mm, S-P 1,5-3,9 detik, dalam durasi 12-19 detik; dan satu kali vulkanik dalam beramplitudo 3,7 mm, S-P 2,8 detik, durasi 16 detik.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) saat ini menetapkan status aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok berada pada level II atau Waspada, terhitung sejak 15 Oktober 2023.
Baca juga; Gunung Ile Lewotolok Erupsi Luncurkan Lava 700 Meter, Warga NTT Waspada!
Gunung Ile Lewotolok merupakan gunung api strato (stratovolcano) tipe A yang aktivitasnya tercatat sejak tahun 1660.
Lihat Juga :