Kisah Kaisar Mongol Kubilai Khan Murka Kepung Singasari dengan Ratusan Kapal Perang

Kamis, 15 Februari 2024 - 08:03 WIB
Mereka berasal dari kesatuan berkuda di Ching-Yuan dekat Ning Po atau daerah selatan Shanghai, yang berada langsung di bawah pimpinan Shih Pi, sebagaimana dikutip dari "Arya Wiraraja dan Lamajang Tigang Juru: Menafsir Ulang Sejarah Majapahit Timur".

Pasukan perang berkuda Mongol merupakan pasukan gerak cepat dan terlatih dalam berbagai medan pertempuran, baik di Asia barat maupun Eropa. Secara keseluruhan pasukan besar ini dipimpin Shih Pi dengan pembantunya, yaitu Ike Mese dan Kau Hsing.

Shih Pi adalah panglima yang merupakan orang Mongol asli. Sedangkan Kau Hsing merupakan orang Cina. Pasukan besar ini kemudian dikumpulkan di pelabuhan Chuan-chau sebagai pusat pemberangkatan.

Baca Juga: Kisah Mpu Raganata, Penasihat Raja Kertanagara Pemicu Keruntuhan Kerajaan Singasari

Pasukan berkuda yang dipimpin oleh Shih Pi dan Ike Mese sendiri bergerak lewat daratan menuju Chuan-chou. Sedangkan Kau Hsing membawa perbekalan melalui laut menuju pelabuhan tersebut.

Setelah semua pasukan berkumpul akhirnya pasukan Mongol bergerak menuju tanah Jawa dengan kekuatan 1.000 kapal besar, dengan penumpang di tiap-tiap kapal diperkirakan berisi 200 orang.

Armada besar ini kemudian berangkat dari pelabuhan Chuan-chou menuju ke selatan dengan tujuan ke Jawa. Pada pelayaran armada besar ini ditolak untuk singgah di Champa untuk sekadar mengisi persediaan makanan dan air.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!