Mantan Gubernur Sumut Minta Masyarakat Medan Jangan Pilih Caleg Numpang Lewat
Selasa, 23 Januari 2024 - 06:52 WIB
”Jangan pilih caleg yang numpang lewat. Banyak sekali pada pemilu legislatif. Jangan sampai nanti terpilih bahkan tak pernah tinggal di Sumatera Utara ini. Bagaimana dia mau memperjuangkan masyarakat kita, kalau dia tinggal tak pernah di sini,” tegas Erry.
Erry mengajak masyarakat untuk memilih caleg yang rekam jejaknya sudah pernah memperjuangkan aspirasi masyarakat di Sumatera Utara. Itu karena saat ini masih banyak kebutuhan mendesak masyarakat Sumatera Utara yang harus diperjuangkan.
”Seperti dulu waktu krisis listrik tahun 2015 lalu, selama hampir 30 tahun kita krisis listrik, harus diketahui oleh masyarakat yang merasakan itu sendiri, dan kita perjuangan dulu itu, dan hari ini krisis listrik itu sudah berakhir,” ungkapnya.
Baca Juga: Bertemu Penarik Bentor, Bacaleg Perindo Tengku Erry Nuradi Bagikan KTA Berasuransi
Demikian dengan jalan-jalan di Sumut pernah dalam kondisi sangat buruk karena belum mendapatkan perhatian akibat minimnya anggaran Provinsi dan Kabupaten/Kota. Namun setelah diperjuangkan, kualitas jalan-jalan di Sumatera Utara semakin baik.
”Seperti di Jalan lingkar luar danau Toba yang sekira 300 kilometer itu, bertahan-tahun itu jadi jalan provinsi yang ternyata kita tak mampu menyelesaikannya secara maksimal karena keterbatasan anggaran,” terangnya.
Erry mengajak masyarakat untuk memilih caleg yang rekam jejaknya sudah pernah memperjuangkan aspirasi masyarakat di Sumatera Utara. Itu karena saat ini masih banyak kebutuhan mendesak masyarakat Sumatera Utara yang harus diperjuangkan.
”Seperti dulu waktu krisis listrik tahun 2015 lalu, selama hampir 30 tahun kita krisis listrik, harus diketahui oleh masyarakat yang merasakan itu sendiri, dan kita perjuangan dulu itu, dan hari ini krisis listrik itu sudah berakhir,” ungkapnya.
Baca Juga: Bertemu Penarik Bentor, Bacaleg Perindo Tengku Erry Nuradi Bagikan KTA Berasuransi
Demikian dengan jalan-jalan di Sumut pernah dalam kondisi sangat buruk karena belum mendapatkan perhatian akibat minimnya anggaran Provinsi dan Kabupaten/Kota. Namun setelah diperjuangkan, kualitas jalan-jalan di Sumatera Utara semakin baik.
”Seperti di Jalan lingkar luar danau Toba yang sekira 300 kilometer itu, bertahan-tahun itu jadi jalan provinsi yang ternyata kita tak mampu menyelesaikannya secara maksimal karena keterbatasan anggaran,” terangnya.
Lihat Juga :