Jalur Penangkal Banjir Tertutup Lumpur, Risma Pilih Cara Cepat Ini
Selasa, 11 Agustus 2020 - 15:59 WIB
Alat berat dikerahkan ke berbagai sungai untuk mengeruk endapan lumpur yang bisa mennghambat laju aliran air.
SURABAYA - Di tengah pandemi COVID-19 ancaman banjir di Kota Surabaya masih memberikan teror. Apalagi selama empat bulan terakhir ini sedimen lumpur terus menumpuk di jalur pembuangan air yang nantinya berujung pada banjir.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memilih untuk cepat mengeruk endapan lumpur yang ada di berbagai kawasan. Ia pun melihat langsung pengerukan lumpur di sungai Jalan Baruk Utara I, Kedung Baruk, Rungkut Surabaya, Selasa (11/8/2020).
Pengerukan di sungai yang membentang dari Wonorejo Timur hingga Ketintang Baru ini dilakukan untuk mengantisipasi meluapnya aliran air ketika curah hujan tinggi. Apalagi tanda-tanda musim hujan sudah mulai terlihat dengan beberapa kali hujan dengan intensitas rendah sudah dating di Kota Pahlawan.
(Baca juga: Pemkot Surabaya Survei Kampung untuk Pemasangan Wifi Gratis )
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memilih untuk cepat mengeruk endapan lumpur yang ada di berbagai kawasan. Ia pun melihat langsung pengerukan lumpur di sungai Jalan Baruk Utara I, Kedung Baruk, Rungkut Surabaya, Selasa (11/8/2020).
Pengerukan di sungai yang membentang dari Wonorejo Timur hingga Ketintang Baru ini dilakukan untuk mengantisipasi meluapnya aliran air ketika curah hujan tinggi. Apalagi tanda-tanda musim hujan sudah mulai terlihat dengan beberapa kali hujan dengan intensitas rendah sudah dating di Kota Pahlawan.
(Baca juga: Pemkot Surabaya Survei Kampung untuk Pemasangan Wifi Gratis )
Lihat Juga :