5 Fakta Pembantaian Gajah Rahman Berusia 46 Tahun Oleh Pemburu Liar di Taman Nasional Tesso Nilo

Sabtu, 13 Januari 2024 - 19:35 WIB

2. Diracun oleh Pemburu

Diketahui ternyata pemburu telah meracun gajah Rahman. Setelah Rahman tidak berdaya saat pemburu memotong gadingnya.

Baca juga: Tragis, Usai Hari Gajah Sedunia, Gajah Jinak di Aceh Tewas

Namun pemburu hanya berhasil mengambil satu gadingnya saja. Belakangan karena kondisi luka dalam semakin parah, sehingga Rahman tidak tertolong hingga akhirnya mati.

3. Selalu Dijaga Pawang

Rahman merupakan seokor gajah latih. Dia merupakan penghuni Camp Elephants Flying Squad SPTN Wilayah I Lubuk Kembang Bunga TNTN. Saban hari dia selalu dijaga oleh pawangnya (mahout). Hari-harinya gajah Rahman dia bersama pawangnya bernama Jumadi.

Saat jelang kematian, Rahman ditemukan kritis saat ditambatkan di hutan dekat Camp Elephants Flying Squad SPTN. Rahman ditemukan oleh pawangnya sudah dalam kondisi tidak berdaya akibat diracun pemburu. Rahman akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Saat gajah ditambatkan dan ditinggal sementara oleh Jumadi, waktu yang singkat itulah yang dimanfaatkan pemburu membunuh gajah tersebut. Pemburu pun mengambil yang menjadi sasarannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!