Anak-anak Papua Berjibaku Memadamkan Api di Hutan Lindung Wamena

Selasa, 11 Agustus 2020 - 06:42 WIB
Menurut dia, pada saat tertentu seluruh daun tumbuhan sakura akan gugur dan hanya tersisa bunga yang sangat indah. "Beberapa jenis tumbuhan yang kami bawa ke Wamena , itu lebih ke spesifik tanaman hias yang tidak ke invasif, misalnya sakura," katanya.

Selain sakura, LIPI juga mengembangkan beberapa tanaman luar Papua misalnya anggur Brazil (myrciaria cauliflora) dan kayu hitam (diospyros celebica).

"Bunga Sakura itu kan dari Jepang, tetapi yang kami bawa itu hasil budi daya dari Cibodas, Jawa Barat. Sementara tanaman dari Indonesia yang kami kembangkan di sini juga ada, misalnya kayu hitam," katanya.

Menurut dia, LIPI selalu berhati-hati agar tanaman yang dibawa dari luar Papua tidak berdampak negatif terhadap tumbuhan khas setempat. (Baca juga: Peringatan HKAN, 62 Karung Sampah Dikumpulkan Dari Pantai Bunaken )

"Ada beberapa contoh jenis tanaman dari luar yang coba kami budi daya di sini, tetapi tidak dalam tujuan khusus karena takutnya menjadi tumbuhan invasif. Maksudnya tumbuhan luar yang merasuki tumbuhan di sini untuk mematikan tumbuhan yang ada di sini," katanya.

Namun sayangnya, hingga saat ini, Kebun Raya Biologi Wamena , terlihat sudah tak lagi terurus. Bahkan sejumlah kegiatan di lokasi itu pun sudah tak berjalan seperti awal-awal kebun raya itu didirikan.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!