Prihatin Demokrasi Indonesia, Relawan ARB Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud
Selasa, 26 Desember 2023 - 19:58 WIB
Arus Bawah Berdaulat (ARB) deklarasi mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam Pilpres 2024 di Surabaya, Selasa (26/12/2023). Foto/Dok. SINDOnews
SURABAYA - Arus Bawah Berdaulat (ARB) deklarasi mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam Pilpres 2024 di Surabaya. Gerakkan moral ini melibatkan elemen rakyat yang terbawah meliputi, tokoh masyarakat, tokoh agama, aktifis demokrasi dan genz yang peduli dengan etika berdemokrasi.
Koordinator Relawan ARB Sudarsono mengatakan, rakyat selama ini sudah prihatin dengan situasi politik di Tanah Air yang menjauhkan norma dan etika sebagai landasan berdemokrasi dalam bernegara. Kondisi ini dimulai saat putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Baca juga: Jemput Bonus Demografi, Ganjar Luncurkan Program 1 Keluarga 1 Sarjana di Sukoharjo
Kemudian keraguan publik atas netralitas aparat penegak hukum dan penyelenggara Pemilu. "Viral di media sosial bagaimana elite menggampangkan proses yang secara nyata ada pelanggaran etika di MK. ditambah lagi, ada hembusan tidak sedap soal netralitas aparat. Terus bagaimana rakyat harus bersikap? Diam saja atau bergerak meluruskan roda demokrasi yang sudah bengkok ini," katanya, Selasa (26/12/2023).
Untuk menjaga marwah demokrasi dan tegaknya hukum di Indonesia, ARB menyatakan dukungannya kepada Ganjar-Mahfud. Sejumlah langkah konkret sudah diperlihatkan kedua tokoh tersebut. Misalnya, tidak tersandera kasus masa lalu, tegas dalam menyikat pengemplang uang negara, tidak pandang bulu dalam penegakan hukum, dan sering blusukan mendengar aspirasi sekaligus langsung ditindaklanjuti.
Koordinator Relawan ARB Sudarsono mengatakan, rakyat selama ini sudah prihatin dengan situasi politik di Tanah Air yang menjauhkan norma dan etika sebagai landasan berdemokrasi dalam bernegara. Kondisi ini dimulai saat putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Baca juga: Jemput Bonus Demografi, Ganjar Luncurkan Program 1 Keluarga 1 Sarjana di Sukoharjo
Kemudian keraguan publik atas netralitas aparat penegak hukum dan penyelenggara Pemilu. "Viral di media sosial bagaimana elite menggampangkan proses yang secara nyata ada pelanggaran etika di MK. ditambah lagi, ada hembusan tidak sedap soal netralitas aparat. Terus bagaimana rakyat harus bersikap? Diam saja atau bergerak meluruskan roda demokrasi yang sudah bengkok ini," katanya, Selasa (26/12/2023).
Untuk menjaga marwah demokrasi dan tegaknya hukum di Indonesia, ARB menyatakan dukungannya kepada Ganjar-Mahfud. Sejumlah langkah konkret sudah diperlihatkan kedua tokoh tersebut. Misalnya, tidak tersandera kasus masa lalu, tegas dalam menyikat pengemplang uang negara, tidak pandang bulu dalam penegakan hukum, dan sering blusukan mendengar aspirasi sekaligus langsung ditindaklanjuti.
Lihat Juga :