Perebutan Takhta Sultan Demak setelah Pati Unus Wafat

Minggu, 24 Desember 2023 - 08:28 WIB
Kerajaan Demak menjadi kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Kerajaan ini dirikan oleh Raden Patah dan para penyebar agama Islam Wali Songo. Foto/Ist
Kerajaan Demak menjadi kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Kerajaan ini dirikan oleh Raden Patah dan para penyebar agama Islam Wali Songo. Raden Patah menjadi raja pertama di Kesultanan Demak. Dimana ketika Raden Patah kemudian mewariskan takhtanya kepada sang anak Pati Unus atau Yat Sun, atau nama lain Pangeran Sabrang Lor.

Pati Unus merupakan Raden Patah dari cucu perempuan Sunan Ampel bernama Dewi Murthasimah. Satu anak Raden Patah lagu yakni Sultan Trenggana, yang merupakan saudara dari Pati Unus. Sultan Trenggana sendiri menjadi sultan ketiga di Kesultanan Demak usai Pati Unus, kakaknya bertakhta.



Kanduwuran merupakan anak perempuan Raden Patah dari istrinya Randu Sanga, Raden Kikin alias Pangeran Seda Lepen lahir dari putri Adipati Jipang, di sebelah timur Blora. Keturunan lainnya yakni Ratu Mas Nyawa, yang lahir dari istri lainnya bernama Solekha.

Sayangnya anak-anak laki-laki Raden Patah menjadi permasalahan di Kesultanan Demak. Pasalnya pasca pelantikan Pati Unus atau Yat Sun, persoalan perebutan tahta muncul layaknya kerajaan pada umumnya, sebagaimana dikutip dari "Runtuhnya Kerajaan Hindu Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam" dari tulisan sejarawan Prof. Slamet Muljana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!